Mode Fullday
Classes Monday to Friday
Language of Instruction English and Indonesia
The Regular Class Program in Cyber Security is designed to provide students with high-quality education through a systematic and structured learning approach. Regular classes include routinely scheduled face-to-face sessions, where students receive course materials directly from lecturers and participate in interactive class discussions.
Kamu akan belajar dari dua sisi sekaligus, yaitu menyerang sistem untuk menemukan celahnya dan mempertahankannya setelah kamu paham di mana celah itu berada.
Di sisi ofensif, kamu belajar berpikir seperti peretas, mulai dari menguji keamanan jaringan dan aplikasi hingga membongkar program sampai ke level mesin. Di sisi defensif, kamu belajar membangun infrastruktur yang aman, memantau serangan sejak dini, dan menelusuri jejak digital ketika insiden terjadi. Semuanya berdiri di atas fondasi ilmu komputer yang kuat dan pemahaman hukum siber, agar kamu tahu batas legal dari setiap tindakan.
Semua dipelajari melalui pembelajaran berbasis proyek bersama industri dan pemerintah, jadi kamu lulus dengan pengalaman nyata, bukan sekadar teori.
Keduanya berdiri di atas fondasi ilmu komputer yang sama, tetapi arah pendalamannya berbeda. Computer Science berfokus pada membangun sistem, sedangkan Cyber Security berfokus pada menguji, menembus, dan mempertahankan sistem tersebut. Program ini punya mata kuliah khusus yang tidak ada di jurusan lain, seperti penetration testing, reverse engineering, dan digital forensics.
Tidak. Kemampuan pemrograman akan dibangun dari nol melalui mata kuliah dasar ilmu komputer. Yang lebih penting adalah rasa penasaran, ketelitian, dan kemauan untuk terus belajar, karena teknologi dan teknik serangan berubah setiap tahun.
Legal, karena semuanya dilakukan dalam lingkungan lab yang terkendali dan dengan izin yang jelas. Justru itu inti dari ethical hacking. Kamu juga akan mempelajari hukum siber Indonesia agar paham batas antara pengujian keamanan yang sah dan tindakan yang melanggar hukum.
Lulusan bisa berkarier sebagai penetration tester, SOC analyst, threat intelligence analyst, digital forensic investigator, security engineer, system administrator, atau network administrator. Peluangnya terbuka di perbankan, fintech, telekomunikasi, e-commerce, instansi pemerintah, hingga perusahaan konsultan keamanan.