Data Engineer
Kalau datanya salah, rusak, atau hilang, semua yang bergantung padanya ikut berhenti — dashboard, model, laporan, semuanya. Data Engineer adalah yang membangun “pipa” yang memindahkan data dari tempat ia dihasilkan ke tempat ia bisa dipakai, dan menjaga pipa itu agar tidak bocor.
Pekerjaannya: merancang database, membangun pipeline, memastikan data mengalir andal dalam skala besar — kadang memproses jutaan transaksi per hari tanpa ada yang sadar itu sedang terjadi.
Yang dibutuhkan: kemampuan programming yang serius (Python, kadang Scala), SQL, tools pemrosesan terdistribusi seperti Spark, dan platform cloud — AWS dan GCP sering muncul di lowongan untuk peran ini di Indonesia.
Ini salah satu peran data dengan permintaan tertinggi di Indonesia saat ini, didorong volume data yang sangat besar dari populasi pengguna internet. Gajinya juga cenderung lebih tinggi di level entry dibanding Data Analyst, dan terus naik dengan spesialisasi cloud.
Cocok untuk kamu jika: lebih suka membangun sistem yang berfungsi daripada menganalisis kenapa sesuatu tidak berfungsi — ini peran data yang paling “software engineering” dari semuanya.