FAQ

1. Apa saja yang sebenarnya dipelajari di program ini?

Program ini berfokus pada Big Data analytics, machine learning, dan statistika lanjutan untuk pengambilan keputusan berbasis data. Kurikulum berjenjang dari Tahun 1 (fondasi) hingga Tahun 4 (Enrichment Program dan skripsi), dengan Tahun 2-3 mendalami analitik, data engineering, dan spesialisasi seperti NLP.

2. Apakah saya harus sudah mahir matematika untuk mendaftar?

Tidak harus sudah mahir, tapi harus nyaman dengan penalaran kuantitatif — statistika dan pemodelan adalah inti kurikulum. Kemampuan ini dibangun progresif selama empat tahun, bukan diasumsikan sejak hari pertama.

3. Bahasa pemrograman dan tools apa yang akan dipelajari?

Bahasa inti yang digunakan adalah Python dan R, diajarkan dari dasar di Tahun 1 hingga level produksi di tahun-tahun berikutnya. Tidak perlu pengalaman coding sebelumnya untuk mendaftar.

4. Berapa lama masa studinya, dan gelar apa yang didapat?

Masa studi 3,5–4 tahun dengan gelar Sarjana Komputer (S.Kom.). Mahasiswa dengan IPK minimal 3,25 dan tanpa mata kuliah ulang bisa mengambil jalur Fast Track langsung ke S2, total 10 semester.

5. Karier apa yang terbuka setelah lulus, dan ke mana saja alumni sebenarnya bekerja?

Lulusan bekerja sebagai Data Analyst, Data Scientist, Data Engineer, Business Intelligence, Business Analyst, hingga AI Engineer. Contoh nyata penempatan alumni: Traveloka, Tiket.com, Kalbe Farma, Asuransi Astra Buana, dan OJK.

6. Apa itu Enrichment Program 3+1, dan apakah wajib diikuti?

Enrichment Program adalah dua semester (semester 6–7, 20 SKS/semester) di mana mahasiswa praktik langsung lewat satu dari tujuh track — magang, riset, bisnis, dan lainnya. Wajib diikuti, tapi track yang dipilih bebas; Company Internship paling populer, diambil sekitar 75-80% mahasiswa.

7. Apakah program ini memberi pengalaman industri yang nyata, atau lebih banyak teori di kelas?

Ada — track Company Internship menempatkan mahasiswa penuh waktu di perusahaan mitra seperti Traveloka, Tiket.com, dan Kalbe Farma, dengan bimbingan ganda dari industri dan dosen. Mahasiswa yang aktif di klub dan riset (misalnya kolaborasi dengan NVIDIA lewat Data Science Club) biasanya mendapat eksposur yang lebih dalam lagi. Selain itu, mata kuliah spesifik Data Science juga berjalan full di kelas lab.

8. Fasilitas apa yang disediakan program ini?

Kampus BINUS @Kemanggisan menyediakan Innovation Lab, Coding Hub, AI Center, Tech Space, dan Discussion Room untuk kerja proyek dan kolaborasi mahasiswa.

9. Berapa biaya kuliahnya, dan apakah ada beasiswa?

Untuk TA 2025/2026, klaster Data Science/AI/CS berkisar Rp 21,8 juta (kuliah semester 1) + Rp 4,25 juta (lab) + Rp 9,9 juta (peralatan, sekali) + hingga Rp 47 juta (DP3, bisa berkurang lewat tes beasiswa TPKS). Angka berubah tiap tahun ajaran — cek halaman resmi BINUS untuk angka terbaru; tersedia juga beasiswa prestasi akademik, saudara kandung, dan seni/olahraga.

1 2