Program ini berfokus pada Big Data analytics, machine learning, dan statistika lanjutan untuk pengambilan keputusan berbasis data. Kurikulum berjenjang dari Tahun 1 (fondasi) hingga Tahun 4 (Enrichment Program dan skripsi), dengan Tahun 2-3 mendalami analitik, data engineering, dan spesialisasi seperti NLP.
Tidak harus sudah mahir, tapi harus nyaman dengan penalaran kuantitatif — statistika dan pemodelan adalah inti kurikulum. Kemampuan ini dibangun progresif selama empat tahun, bukan diasumsikan sejak hari pertama.
Bahasa inti yang digunakan adalah Python dan R, diajarkan dari dasar di Tahun 1 hingga level produksi di tahun-tahun berikutnya. Tidak perlu pengalaman coding sebelumnya untuk mendaftar.
Masa studi 3,5–4 tahun dengan gelar Sarjana Komputer (S.Kom.). Mahasiswa dengan IPK minimal 3,25 dan tanpa mata kuliah ulang bisa mengambil jalur Fast Track langsung ke S2, total 10 semester.
Lulusan bekerja sebagai Data Analyst, Data Scientist, Data Engineer, Business Intelligence, Business Analyst, hingga AI Engineer. Contoh nyata penempatan alumni: Traveloka, Tiket.com, Kalbe Farma, Asuransi Astra Buana, dan OJK.
Enrichment Program adalah dua semester (semester 6–7, 20 SKS/semester) di mana mahasiswa praktik langsung lewat satu dari tujuh track — magang, riset, bisnis, dan lainnya. Wajib diikuti, tapi track yang dipilih bebas; Company Internship paling populer, diambil sekitar 75-80% mahasiswa.
Ada — track Company Internship menempatkan mahasiswa penuh waktu di perusahaan mitra seperti Traveloka, Tiket.com, dan Kalbe Farma, dengan bimbingan ganda dari industri dan dosen. Mahasiswa yang aktif di klub dan riset (misalnya kolaborasi dengan NVIDIA lewat Data Science Club) biasanya mendapat eksposur yang lebih dalam lagi. Selain itu, mata kuliah spesifik Data Science juga berjalan full di kelas lab.
Kampus BINUS @Kemanggisan menyediakan Innovation Lab, Coding Hub, AI Center, Tech Space, dan Discussion Room untuk kerja proyek dan kolaborasi mahasiswa.
Untuk TA 2025/2026, klaster Data Science/AI/CS berkisar Rp 21,8 juta (kuliah semester 1) + Rp 4,25 juta (lab) + Rp 9,9 juta (peralatan, sekali) + hingga Rp 47 juta (DP3, bisa berkurang lewat tes beasiswa TPKS). Angka berubah tiap tahun ajaran — cek halaman resmi BINUS untuk angka terbaru; tersedia juga beasiswa prestasi akademik, saudara kandung, dan seni/olahraga.