Source: PUNKCAKE Delicieux/Steam

link Game : Shotgun

Shotgun King: The Final Checkmate mengubah permainan catur menjadi roguelike unik. Kali ini pemain hanya mengendalikan sang King yang membawa sebuah shotgun untuk melawan seluruh bidak musuh.

Shotgun King, Saat Raja Catur Membawa Shotgun dan Melawan Seluruh Bidak Sendirian

Raja Catur Kini Membawa Shotgun

Dalam permainan catur, raja merupakan bidak yang paling penting. Ironisnya, ia juga menjadi bidak yang paling lemah. Raja hanya dapat bergerak satu petak dan selalu bergantung pada bidak lain untuk bertahan hidup.

Lalu bagaimana jika seluruh pasukanmu berbalik menjadi musuh?

Itulah ide utama Shotgun King: The Final Checkmate.

Alih-alih memimpin pasukan, kamu hanya mengendalikan satu bidak, yaitu sang raja. Bedanya, kali ini ia membawa sebuah shotgun. Konsep sederhana tersebut melahirkan perpaduan unik antara catur, aksi, dan roguelike yang terasa segar sekaligus menantang.


Apa Itu Shotgun King?

Source: PUNKCAKE Delicieux/Steam

Shotgun King: The Final Checkmate merupakan game strategi roguelike dari PUNKCAKE Délicieux. Game ini mengambil aturan dasar catur, lalu mengubah hampir seluruh premisnya.

Dalam ceritanya, seluruh pasukan kerajaan hitam membelot ke pihak putih. Sang raja pun harus merebut kembali kerajaannya seorang diri.

Untungnya, ia tidak bertarung tanpa senjata. Sang raja membawa sebuah shotgun yang mampu menghabisi bidak lawan dari jarak dekat.

Di setiap level, pemain harus:

  • Bertahan hidup.
  • Menghindari skakmat.
  • Mengalahkan raja putih.

Setelah menang, pemain langsung melanjutkan permainan ke papan berikutnya seperti game roguelike pada umumnya.


Gameplay Tetap Mengusung Aturan Catur

Source: PUNKCAKE Delicieux/Steam

Walaupun sang raja menggunakan senjata api, permainan tetap mempertahankan aturan dasar catur.

Semua bidak lawan bergerak sesuai perannya.

  • Benteng bergerak lurus.
  • Gajah bergerak diagonal.
  • Kuda melompat.
  • Ratu menjadi ancaman terbesar di papan.

Karena itu, pemain tetap harus memikirkan beberapa langkah ke depan. Satu keputusan yang salah bisa langsung mengakhiri permainan.


Apa Saja yang Bisa Dilakukan Pemain?

Yang membuat Shotgun King terasa unik bukan hanya shotgun-nya, tetapi juga cara game ini menggabungkan mekanik catur dengan sistem roguelike.

Menembakkan Shotgun

Alih-alih memakan bidak lawan seperti permainan catur biasa, sang raja dapat menembakkan shotgun.

Setiap tembakan menyebarkan peluru dengan pola tertentu.

Semakin dekat musuh, semakin besar kerusakan yang diterima. Sebaliknya, target yang lebih jauh menerima lebih sedikit peluru karena sebarannya semakin melebar.

Akibatnya, pemain harus terus mempertimbangkan posisi sebelum menembak.


Bergerak Layaknya Raja

Walaupun membawa shotgun, sang raja tetap bergerak satu petak.

Aturan sederhana ini memaksa pemain menjaga posisi setiap giliran. Tidak semua situasi bisa diselesaikan dengan menyerang.

Sering kali, mundur satu langkah menjadi pilihan terbaik untuk bertahan hidup.


Mengatur Amunisi

Shotgun memiliki peluru yang terbatas.

Setelah menembak, pemain harus mengisi ulang amunisi. Salah satu cara reload adalah dengan bergerak ke petak lain.

Siklus permainannya menjadi:

  • Bergerak.
  • Menembak.
  • Bergerak kembali.
  • Mencari posisi terbaik.

Ritme tersebut membuat setiap giliran terasa penting.


Memilih Upgrade Setelah Menang

Di sinilah unsur roguelike mulai terasa.

Setelah mengalahkan raja lawan, pemain memilih satu dari dua kartu upgrade.

Namun, setiap pilihan selalu memiliki konsekuensi.

Contohnya:

  • Shotgun memiliki jangkauan lebih jauh, tetapi musuh memperoleh benteng tambahan.
  • Peluru bertambah banyak, tetapi pion lawan menjadi lebih kuat.
  • Raja bergerak lebih cepat, tetapi ratu musuh muncul lebih awal.

Tidak ada upgrade yang benar-benar gratis. Setiap keputusan akan memengaruhi jalannya permainan hingga akhir run.


👻 Menggunakan Soul Piece

Source: PUNKCAKE Delicieux/Steam

Saat mengalahkan bidak tertentu, pemain dapat memperoleh Soul Piece.

Soul tersebut memberi kemampuan khusus berdasarkan bidak yang dikalahkan.

Misalnya, Soul milik kuda memungkinkan raja melakukan satu lompatan seperti kuda catur.

Mekanik ini membuka banyak strategi baru dan membantu pemain keluar dari situasi yang tampak mustahil.


Kenapa Shotgun King Sangat Menarik?

🔹 Premis yang Langsung Dipahami

Satu kalimat sudah cukup menjelaskan seluruh konsep game ini.

“Chess, but your king has a shotgun.”

Premis sederhana tersebut langsung menarik perhatian banyak pemain.


🔹 Catur Menjadi Lebih Cepat

Permainan catur biasanya berlangsung cukup lama.

Sebaliknya, satu tembakan di Shotgun King dapat langsung mengubah kondisi papan.

Game tetap mempertahankan unsur strategi, tetapi menghadirkan tempo permainan yang jauh lebih agresif.


🔹 Setiap Run Terasa Berbeda

Sistem upgrade acak membuat setiap permainan menghasilkan tantangan baru.

Pada satu run, pemain mungkin memperoleh shotgun yang sangat kuat.

Pada run berikutnya, justru musuh berkembang jauh lebih cepat.

Variasi tersebut membuat pemain terus mencoba strategi baru.


🔹 Mudah Dipelajari, Sulit Dikuasai

Aturan dasarnya sangat sederhana sehingga pemain baru dapat langsung memahami cara bermain.

Namun, kombinasi upgrade, posisi bidak, dan ancaman musuh terus berkembang seiring progres permainan.

Karena itulah Shotgun King cocok dimainkan dalam sesi singkat, tetapi tetap mampu memberikan tantangan jangka panjang.


Kesimpulan

Shotgun King: The Final Checkmate berhasil membuktikan bahwa permainan catur masih bisa terasa segar melalui ide yang sederhana.

Developer mengganti seluruh pasukan dengan sebuah shotgun, lalu memadukannya dengan sistem roguelike, upgrade acak, dan pilihan yang penuh risiko. Hasilnya adalah game strategi yang unik, cepat, sekaligus sangat adiktif.

Baik penggemar catur maupun pemain yang belum pernah memainkan catur tetap dapat menikmati game ini. Premisnya mudah dipahami, gameplay-nya menantang, dan setiap run selalu menghadirkan pengalaman yang berbeda.

Kalau kamu tertarik mengikuti perkembangan game indie dan dunia game development, jangan lewatkan artikel berikut:

Referensi:
Steam

Kelvin

Anthoni

Author

Content Creator Intern @BINUS Game Application & Technology

Muhamad Fajar

Muhamad Fajar

Editor

Lecturer @BINUS Game Application Technology