Menyortir Ribuan Balok Ternyata Bisa Sangat Memuaskan
Source: BryanLivingston/Steam
Link to Game: Never Sort by Color
Bagi sebagian orang, tumpukan balok LEGO yang berantakan terasa seperti mimpi buruk. Namun, banyak juga yang menikmati kepuasan saat berhasil merapikan ribuan keping balok ke tempat yang tepat.
Bryan Livingston mengangkat pengalaman tersebut melalui Never Sort By Color.
Alih-alih mengajak pemain membangun kastil, mobil, atau pesawat luar angkasa, game ini mengajak pemain menyortir ribuan balok yang bercampur menjadi satu. Proses sederhana itu berubah menjadi gameplay utama yang terasa santai sekaligus memuaskan.
Sekilas konsepnya memang terdengar biasa. Namun setelah melihat trailer-nya, banyak orang langsung ingin ikut merapikan gunungan balok tersebut.
Apa Itu Never Sort By Color?
Source: BryanLivingston/Steam
Never Sort By Color merupakan game simulasi first-person yang membawa pemain ke sebuah workshop yang penuh dengan balok plastik.
Di awal permainan, sebuah gunungan raksasa bernama The Pile memenuhi hampir seluruh ruangan.
Tugas pemain cukup sederhana:
- mengambil balok
- mengenali bentuknya
- memasukkannya ke laci yang tepat
- menata seluruh workshop
Setiap balok yang berhasil disortir akan mengurangi ukuran gunungan tersebut. Perlahan, ruang kerja kembali terlihat rapi dan tertata.
Progress seperti ini memberi rasa pencapaian yang terus terlihat sepanjang permainan.
Kenapa Judulnya “Never Sort By Color”?
Source: BryanLivingston/Steam
Nama game ini berasal dari aturan yang cukup terkenal di kalangan kolektor LEGO.
Banyak orang mengira cara terbaik menyortir balok adalah berdasarkan warna. Nyatanya, kolektor lebih memilih mengelompokkan balok berdasarkan bentuk.
Jika semua balok merah berada dalam satu kotak, pemain akan kesulitan mencari satu jenis keping tertentu.
Karena itulah muncul prinsip sederhana:
Sort by part. Never by color.
Never Sort By Color mengubah filosofi tersebut menjadi fondasi seluruh gameplay.
Apa Saja yang Bisa Dilakukan Pemain?
Source: BryanLivingston/Steam
Walaupun hanya berfokus pada aktivitas menyortir, game ini menyediakan berbagai alat yang membuat proses tersebut jauh lebih menyenangkan.
Magnet Glove
Magnet Glove memungkinkan pemain mengambil banyak balok sekaligus.
Pemain hanya perlu mengarahkan tangan ke salah satu jenis balok. Setelah itu, semua balok dengan bentuk yang sama langsung berkumpul ke tangan pemain.
Fitur ini mempercepat proses sortir sekaligus memberi sensasi yang sangat memuaskan.
Sorter’s Eye
Mencari satu jenis balok di antara ribuan keping tentu tidak mudah.
Sorter’s Eye membantu pemain menemukan balok tertentu hanya dalam beberapa detik.
Alat ini menyorot seluruh balok yang memiliki bentuk sama sehingga pemain tidak perlu mencarinya secara manual.
Sieve Tray
Sieve Tray membantu pemain memisahkan balok dalam jumlah besar.
Pemain memasukkan balok ke dalam nampan, lalu mengguncangnya agar ukuran tertentu terpisah lebih cepat.
Mekanisme ini mengingatkan pada ayakan, tetapi khusus untuk balok plastik.
Menata Workshop
Game ini tidak berhenti pada proses menyortir.
Pemain juga dapat:
- membeli laci baru
- menambah rak penyimpanan
- memberi label setiap kotak
- mengatur tata letak workshop
Workshop yang rapi membuat proses pencarian balok menjadi jauh lebih cepat.
Membangun Model
Setelah semua komponen tersusun rapi, pemain dapat mulai membangun berbagai model.
Workshop menyediakan beberapa buku instruksi yang berisi berbagai proyek.
Ketika seluruh komponen sudah tersedia, game akan memperlihatkan animasi time-lapse yang menyusun model secara otomatis.
Hasil akhirnya kemudian menghiasi workshop sebagai koleksi pemain.
Kenapa Gameplay Ini Sangat Memuaskan?
Walaupun sederhana, Never Sort By Color mampu menghadirkan gameplay yang membuat pemain sulit berhenti.
🔹 Tidak Ada Timer
Game memberi kebebasan penuh kepada pemain.
Kamu bisa menyortir balok sesuai ritme sendiri tanpa tekanan waktu maupun hukuman.
🔹 Progress Selalu Terlihat
Setiap balok yang berpindah tempat membuat gunungan utama semakin kecil.
Perubahan visual tersebut terus memberi rasa pencapaian selama bermain.
🔹 Organisasi Menjadi Gameplay
Sebagian besar game menjadikan pengelolaan inventaris sebagai fitur sampingan.
Never Sort By Color justru menjadikannya aktivitas utama.
Pendekatan ini terasa unik sekaligus berbeda dari kebanyakan game simulasi.
🔹 Cocok untuk Penggemar Game Cozy
Kalau kamu menikmati game seperti:
- PowerWash Simulator
- A Little to the Left
- Unpacking
- House Flipper
maka Never Sort By Color berpotensi menjadi game favorit berikutnya.
Semua game tersebut menawarkan kepuasan saat mengubah kekacauan menjadi sesuatu yang rapi dan teratur.
Bukan Tentang LEGO, tetapi Tentang Kepuasan Merapikan
Walaupun tampilannya mengingatkan pada LEGO, developer menegaskan bahwa game ini menggunakan balok plastik generik dan tidak memiliki hubungan resmi dengan LEGO Group.
Fokus utama Never Sort By Color bukan membangun model yang rumit.
Game ini ingin menghadirkan rasa puas ketika pemain berhasil mengubah workshop yang semula berantakan menjadi ruang kerja yang bersih, efisien, dan terorganisasi.
Pendekatan tersebut membuat game ini terasa cocok bagi siapa saja yang menyukai aktivitas merapikan.
Kesimpulan
Never Sort By Color membuktikan bahwa ide sederhana bisa berkembang menjadi game yang sangat menarik.
Bryan Livingston mengubah aktivitas menyortir ribuan balok menjadi gameplay utama yang santai, adiktif, dan memuaskan. Magnet Glove, Sorter’s Eye, serta Sieve Tray membuat setiap proses sortir terasa lebih cepat dan menyenangkan.
Jika kamu menyukai game cozy, game simulasi, atau permainan yang berfokus pada organisasi dan kepuasan visual, Never Sort By Color layak masuk wishlist.
Kesimpulan
Shotgun King: The Final Checkmate berhasil membuktikan bahwa permainan catur masih bisa terasa segar melalui ide yang sederhana.
Developer mengganti seluruh pasukan dengan sebuah shotgun, lalu memadukannya dengan sistem roguelike, upgrade acak, dan pilihan yang penuh risiko. Hasilnya adalah game strategi yang unik, cepat, sekaligus sangat adiktif.
Baik penggemar catur maupun pemain yang belum pernah memainkan catur tetap dapat menikmati game ini. Premisnya mudah dipahami, gameplay-nya menantang, dan setiap run selalu menghadirkan pengalaman yang berbeda.
Kalau kamu tertarik mengikuti perkembangan game indie dan dunia game development, jangan lewatkan artikel berikut:
- 📌 Artikel Game Indie: https://socs.binus.ac.id/game
- 📌 Kisah Pengembangan Game Tunic: https://socs.binus.ac.id/game/2026/03/06/kisah-pengembangan-game-tunic/
Referensi:
Steam
Anthoni
Author
Content Creator Intern @BINUS Game Application & Technology
Muhamad Fajar
Editor
Lecturer @BINUS Game Application Technology




Comments :