Jadi Pencuri Tapi Lintas Waktu? Grand Theft Timeline Hadirkan Heist yang Absurd
Grand Theft Timeline adalah game online co-op yang mengajak pemain menjadi pencuri lintas waktu, menjelajahi berbagai era dan mencuri barang berharga sebelum kembali dengan selamat.
Link to Game: Grand Theft Timeline
Menjadi pencuri biasanya berarti memilih target, menyusun rencana, masuk ke tempat tujuan, lalu membawa kabur barang berharga.
Namun, bagaimana jika kamu memiliki mesin waktu?
Bukannya digunakan untuk mengubah sejarah atau mencari tahu masa depan, kamu malah menggunakannya untuk…
mencuri.
Itulah konsep absurd yang ditawarkan Grand Theft Timeline. Game online co-op ini mengajak pemain dan teman-temannya melakukan aksi pencurian dengan berpindah dari satu era ke era lainnya. Kalian bisa pergi ke masa lalu untuk mengambil barang bersejarah, mengunjungi masa depan untuk mencari teknologi canggih, atau bahkan menghadapi situasi yang jauh lebih kacau.
Masalahnya, mesin waktu tersebut tidak hanya menjadi alat transportasi. Mesin itu juga menjadi bagian penting dari gameplay. Dengan sekitar 200 tombol yang memenuhi perangkat tersebut, pemain harus bekerja sama untuk mencari tahu cara mengoperasikannya sebelum kembali membawa hasil curian.
Dan tentu saja, jangan sampai tertinggal di masa lalu.
Apa Itu Grand Theft Timeline?
Grand Theft Timeline merupakan game online co-op yang menggabungkan elemen heist, time travel, eksplorasi, dan extraction. Game ini mendukung hingga delapan pemain dalam satu sesi, sehingga kamu bisa melakukan aksi pencurian bersama teman.
Developer REAL PLAYERS merancang game ini dengan konsep yang cukup sederhana. Kamu dan teman-temanmu memiliki sebuah mesin waktu rakitan. Setelah menentukan tahun tujuan, kalian pergi ke era tersebut untuk mencari barang berharga dan membawanya kembali.
Namun, setiap era memiliki tantangan dan ancamannya sendiri.
Karena itu, misi tidak berhenti setelah menemukan loot. Kalian juga harus membawa barang tersebut kembali ke mesin waktu dan melakukan perjalanan pulang sebelum kesempatan untuk melarikan diri berakhir.
Steam saat ini mencantumkan Grand Theft Timeline dengan jadwal rilis Q4 2026.
Mesin Waktu yang Bisa Jadi Sumber Masalah
Salah satu bagian paling menarik dari Grand Theft Timeline justru berada di awal perjalanan.
Mesin waktu milik pemain bukanlah perangkat futuristik yang tinggal menekan satu tombol.
Sebaliknya, perangkat tersebut memiliki sekitar 200 tombol yang dapat digunakan untuk mengatur perjalanan waktu. Bahkan deskripsi game secara sengaja menggambarkan situasi ketika temanmu mulai menekan berbagai tombol hanya untuk mengetahui fungsi masing-masing.
Hal ini membuat perjalanan menuju target terasa seperti bagian dari gameplay.
Bayangkan kamu dan tujuh temanmu berada di dalam sebuah ruangan kecil, melihat ratusan tombol, sementara salah satu dari kalian berkata:
“Coba tombol ini.”
Lalu mesin waktu tiba-tiba melakukan sesuatu yang tidak diharapkan.
Situasi seperti inilah yang menjadi bagian dari humor Grand Theft Timeline.
Mencuri dari Berbagai Era
Setelah berhasil mengoperasikan mesin waktu, kalian dapat menentukan era yang ingin dikunjungi.
Dan di sinilah konsep Grand Theft Timeline mulai menunjukkan potensinya.
🏛️ Mencuri dari Masa Lalu
Pemain dapat kembali ke masa lalu untuk mencari barang berharga sebelum benda tersebut menjadi terkenal.
Salah satu contoh yang diberikan developer adalah mencuri Mona Lisa pada tahun 1503, ketika lukisan tersebut belum menjadi salah satu karya seni paling terkenal di dunia.
Kalian juga dapat memasuki makam firaun dan mengambil harta yang masih berada di dalamnya.
Dengan konsep seperti ini, sejarah bukan lagi sekadar latar belakang.
Sejarah justru menjadi tempat kalian mencari loot.
🦖 Mengambil Barang dari Zaman Dinosaurus
Kalau mencuri artefak sejarah terasa terlalu mudah, kalian juga bisa mencoba target yang jauh lebih berbahaya.
Telur dinosaurus.
Masalahnya tentu saja sederhana.
Dinosaurus induknya masih ada.
Developer bahkan menjadikan contoh ini sebagai salah satu situasi konyol yang bisa terjadi ketika pemain terlalu berani mengambil loot.
Jadi, mengambil barang berharga bukan selalu berarti kalian bisa langsung pulang dengan tenang.
🚢 Mencuri dari Titanic
Game ini juga memberikan contoh misi yang melibatkan Titanic.
Kali ini, pemain tidak hanya harus mengambil loot.
Kalian juga harus memperhatikan waktu.
Karena ketika kapal mulai mendekati nasibnya, pemain harus segera melarikan diri sebelum semuanya terlambat.
Situasi seperti ini membuat setiap era memiliki ancaman yang berbeda.
🚀 Bahkan Bisa Pergi ke Masa Depan
Jika masa lalu masih belum cukup, pemain juga dapat melompat menuju masa depan.
Di sana, target pencurian bisa berupa teknologi yang jauh lebih maju, termasuk sebuah pesawat luar angkasa.
Dengan kata lain, semakin jauh pemain menjelajahi timeline, semakin aneh pula kemungkinan loot yang bisa ditemukan.
Bukan Sekadar Mencuri, Tapi Harus Berhasil Kabur
Mendapatkan loot bukanlah akhir dari misi.
Justru perjalanan pulang bisa menjadi bagian paling menegangkan.
Grand Theft Timeline menggunakan konsep yang mirip dengan game extraction. Pemain masuk ke sebuah area, mencari barang berharga, menghadapi berbagai ancaman, lalu mencoba keluar bersama hasil curian. Developer sendiri menggambarkan konsepnya seperti Lethal Company, tetapi dengan berbagai era waktu sebagai lokasi eksplorasi.
Artinya, pemain harus memikirkan dua hal:
Bagaimana mendapatkan loot?
dan
Bagaimana membawanya pulang?
Semakin lama kalian berada di sebuah era, semakin besar pula kemungkinan sesuatu berjalan tidak sesuai rencana.
Jangan Sampai Tertinggal di Timeline
Ini mungkin menjadi salah satu bagian paling lucu sekaligus menarik dari konsep Grand Theft Timeline.
Mesin waktu akan pergi bersama orang-orang yang berada di dalamnya.
Jadi, jika satu anggota tim masih berada di luar ketika teman-temannya melakukan perjalanan pulang…
ya, dia tertinggal.
Game bahkan menjadikan situasi tersebut sebagai bagian dari humor utamanya. Bayangkan satu pemain sudah membawa semua loot masuk ke mesin waktu, sementara satu teman masih berlari dari kejauhan dan mencoba mengejar.
Kerja sama tim akhirnya menjadi sangat penting.
Kalian tidak hanya perlu membagi tugas ketika mencari loot, tetapi juga memastikan semua anggota tim kembali ke mesin waktu tepat waktu.
Bermain Bersama Teman Membuat Kekacauan Semakin Seru
Grand Theft Timeline mendukung hingga delapan pemain dalam satu sesi.
Jumlah pemain tersebut membuka banyak kemungkinan.
Satu pemain bisa fokus mencari loot.
Pemain lain dapat mengawasi keadaan sekitar.
Ada pula yang bertugas mengurus mesin waktu.
Sementara itu, satu orang mungkin justru sibuk menekan tombol mesin tanpa mengetahui apa yang akan terjadi.
Kerja sama menjadi bagian penting, tetapi game ini juga terlihat sengaja memberikan ruang untuk kekacauan yang muncul dari interaksi antarpemain.
Dengan teman yang tepat, kegagalan dalam sebuah misi bahkan bisa menjadi cerita yang lebih lucu daripada keberhasilannya.
Upgrade Mesin Waktu
Pemain juga tidak akan menggunakan mesin waktu yang sama selamanya.
Grand Theft Timeline menyediakan sistem upgrade untuk meningkatkan kemampuan mesin waktu dan perlengkapan yang digunakan ketika menghadapi berbagai ancaman.
Upgrade tersebut memungkinkan pemain melakukan perjalanan lebih jauh di timeline dan menghadapi situasi yang sebelumnya terlalu berbahaya.
Dengan begitu, progres permainan tidak hanya berasal dari loot yang berhasil dikumpulkan.
Mesin dan peralatan tim juga terus berkembang.
Kenapa Grand Theft Timeline Terlihat Menarik?
Grand Theft Timeline memiliki satu kelebihan yang langsung terlihat sejak konsep dasarnya.
Game ini memberikan alasan yang sangat konyol untuk menjelajahi sejarah.
Biasanya, game bertema time travel mengajak pemain memperbaiki timeline, mencegah bencana, atau menyelamatkan dunia.
Grand Theft Timeline justru bertanya:
“Kalau kita punya mesin waktu, kenapa tidak dipakai untuk mencuri?”
Konsep tersebut kemudian dikembangkan menjadi gameplay co-op yang menggabungkan eksplorasi, pencarian loot, kerja sama, dan extraction.
Hasilnya adalah sebuah game yang tidak hanya menawarkan fantasi menjadi pencuri, tetapi juga fantasi menjadi pencuri yang bisa memilih kapan dan di mana kejahatan tersebut terjadi.
Kesimpulan
Grand Theft Timeline menawarkan konsep yang sulit disebut normal.
Game ini mengajak pemain menjadi pencuri yang tidak perlu mencari bank atau museum sebagai target. Dengan mesin waktu, kalian dapat mengunjungi berbagai era untuk mencari barang berharga dan membawanya pulang.
Mulai dari Mona Lisa, makam firaun, telur dinosaurus, Titanic, hingga teknologi masa depan, setiap era menawarkan kemungkinan loot dan bahaya yang berbeda.
Namun, mendapatkan barang curian saja tidak cukup. Pemain harus bekerja sama, mengoperasikan mesin waktu, menghadapi ancaman, dan memastikan seluruh anggota tim berhasil kembali sebelum kesempatan melarikan diri tertutup.
Dengan dukungan hingga delapan pemain, Grand Theft Timeline juga memiliki potensi menjadi game co-op yang penuh momen kocak bersama teman.
Grand Theft Timeline sendiri saat ini menargetkan rilis pada Q4 2026 di Steam.
Kalau kamu tertarik mengikuti perkembangan game indie dan dunia game development, jangan lewatkan artikel berikut:
- 📌 Artikel Game Indie: https://socs.binus.ac.id/game
- 📌 Kisah Pengembangan Game Tunic: https://socs.binus.ac.id/game/2026/03/06/kisah-pengembangan-game-tunic/
Referensi:
Steam
Anthoni
Author
Content Creator Intern @BINUS Game Application & Technology
Muhamad Fajar
Editor
Lecturer @BINUS Game Application Technology




Comments :