Perang, Senjata, dan Tank Tapi Karakternya Cewek Anime? Kenalan dengan Commander of Battlefront
Commander of Battlefront adalah game perang indie yang menghadirkan karakter anime girl sebagai tentara. Pemain bisa bertempur dengan senjata hingga mengendarai tank.
Source: Commander of Battlefront/ Booth
Link to Game: Commander Of BattleFront
Jadi Tentara Tapi Anime Girl? Commander of Battlefront Bawa Perang dengan Cara Unik
Opening
Game perang biasanya memiliki satu gambaran yang cukup familiar.
Medan perang yang penuh asap, suara tembakan di mana-mana, kendaraan militer, dan tentara yang berusaha bertahan hidup.
Namun, bagaimana kalau para tentara tersebut diganti dengan…
anime girl?
Itulah konsep unik yang diperlihatkan oleh developer indie Jepang Yashiromori Yuki melalui proyek yang untuk sementara dikenal sebagai Commander of Battlefront. Informasi yang tersedia menggambarkan game ini sebagai perpaduan antara karakter anime, pertempuran bersenjata, dan tank dalam sebuah setting perang.
Meski judul Commander of Battlefront sendiri masih bersifat tentatif dan dapat berubah, konsep yang ditampilkan developer sudah cukup menarik perhatian.
Pasalnya, game ini tidak hanya membuat karakter anime membawa senjata.
Pemain juga bisa membawa karakter tersebut langsung ke medan perang dan menggunakan berbagai kendaraan militer, termasuk tank.
Apa Itu Commander of Battlefront?
Source: Commander of Battlefront/ Booth
Commander of Battlefront merupakan proyek game indie yang dikembangkan oleh Yashiromori Yuki.
Game ini membawa tema peperangan dengan pendekatan yang cukup berbeda. Alih-alih menggunakan karakter tentara dengan desain realistis, Yashiromori Yuki menggunakan karakter bergaya anime sebagai bagian dari pasukan di medan perang.
Informasi publik mengenai game ini menyebutnya sebagai game bergenre shooter dan strategy dengan elemen pertempuran menggunakan karakter anime serta tank. Beberapa sumber juga mencatat bahwa game tersebut masih berada dalam tahap pengembangan/alpha.
Jadi, game ini masih bisa mengalami banyak perubahan sebelum developer menentukan bentuk akhirnya.
Hal tersebut juga berlaku pada namanya.
Commander of Battlefront untuk saat ini lebih tepat dianggap sebagai nama proyek, bukan judul final yang sudah pasti.
Perang dengan Karakter Anime
Hal pertama yang langsung membuat Commander of Battlefront berbeda tentu saja adalah desain karakternya.
Daripada menghadirkan tentara dengan tampilan realistis, game ini menggunakan karakter anime sebagai prajurit.
Kontras tersebut langsung terasa ketika karakter dengan desain anime berdiri di tengah medan perang sambil membawa senjata.
Di satu sisi, kita melihat elemen yang sangat familiar dari game perang:
- senjata api,
- kendaraan militer,
- medan perang,
- pertempuran jarak jauh,
- dan tank.
Namun di sisi lain, seluruhnya berpadu dengan karakter bergaya anime.
Perpaduan tersebut membuat Commander of Battlefront terasa seperti mengambil dua dunia yang biasanya jarang berada dalam satu game.
Tidak Hanya Membawa Senjata
Source: Commander of Battlefront/ Booth
Kalau konsepnya hanya sebatas anime girl membawa senjata, mungkin Commander of Battlefront belum terlalu berbeda.
Namun, game ini juga memperlihatkan penggunaan kendaraan militer.
Bertempur dengan Senjata
Karakter dapat turun langsung ke medan perang dan menggunakan senjata untuk menghadapi musuh.
Artinya, pemain tidak hanya mengandalkan kendaraan untuk memenangkan pertempuran.
Karakter yang berada di lapangan juga memiliki peran penting dalam menghadapi situasi pertempuran.
Mengendarai Tank

Bagian yang membuat konsep game ini semakin menarik adalah keberadaan tank.
Pemain dapat membawa karakter anime mereka ke dalam kendaraan lapis baja dan menggunakannya untuk menghadapi pasukan lawan.
Di sinilah nuansa game perang mulai terasa lebih kuat.
Bayangkan sebuah tank bergerak melewati medan perang, tetapi karakter yang mengoperasikannya justru merupakan anime girl.
Kontras tersebut menjadi salah satu daya tarik visual terbesar Commander of Battlefront.
Dari Prajurit hingga Kendaraan Berat
Keberadaan karakter dengan senjata dan tank juga memberikan kesan bahwa Commander of Battlefront tidak hanya mengandalkan satu jenis pertempuran.
Pemain dapat melihat perbedaan antara pertempuran menggunakan karakter secara langsung dan pertempuran menggunakan kendaraan berat.
Karakter dapat bergerak di medan perang dengan lebih fleksibel.
Sementara itu, tank menawarkan daya tempur dan perlindungan yang berbeda.
Perbedaan tersebut berpotensi membuat pemain harus menentukan kapan harus menggunakan pasukan dan kapan harus mengandalkan kendaraan.
Kenapa Konsepnya Terlihat Menarik?
Salah satu alasan Commander of Battlefront menarik perhatian adalah kontras antara tema perang dan gaya anime.
Game perang biasanya menggunakan pendekatan serius.
Sementara game dengan karakter anime sering kali menggunakan setting yang lebih ringan atau fantastis.
Commander of Battlefront justru mencampurkan keduanya.
Hasilnya terasa unik.
Kamu bisa melihat karakter anime membawa senapan, lalu beberapa saat kemudian menyaksikan sebuah tank bergerak melintasi medan perang.
Konsep seperti ini memang bukan sesuatu yang sepenuhnya baru dalam dunia anime dan game. Namun, cara Yashiromori Yuki menggabungkan karakter anime dengan gameplay perang tetap membuat proyek ini menarik untuk diperhatikan.
Game yang Masih Terus Dikembangkan
Hal penting yang perlu diperhatikan adalah Commander of Battlefront masih berada dalam tahap pengembangan.
Video yang dibagikan Yashiromori Yuki lebih cocok dilihat sebagai gambaran perkembangan proyek daripada trailer final sebuah game yang sudah siap dirilis.
Karena itu, berbagai elemen yang terlihat sekarang masih bisa berubah.
Gameplay dapat berkembang.
Visual dapat diperbarui.
Bahkan nama game pun masih dapat berubah dari Commander of Battlefront menjadi judul lain di kemudian hari.
Beberapa sumber lama juga mencatat game ini berada dalam tahap alpha ketika developer masih melakukan berbagai penyesuaian.
Jadi, apa yang kita lihat sekarang belum tentu menjadi bentuk akhir game tersebut.
Potensi Perpaduan Anime dan Game Perang
Menurutku, bagian paling menarik dari Commander of Battlefront justru terletak pada potensinya.
Bayangkan jika konsep ini terus dikembangkan.
Pemain bisa memiliki berbagai jenis karakter dengan peran berbeda. Ada yang fokus pada pertempuran jarak jauh, ada yang membawa senjata berat, sementara karakter lain mungkin lebih cocok mengoperasikan kendaraan.
Kemudian semua karakter tersebut bisa ditempatkan dalam satu medan perang bersama tank dan kendaraan militer lainnya.
Dengan fondasi seperti itu, game ini bisa menawarkan perpaduan antara shooter, strategy, dan vehicle combat yang cukup menarik.
Tentu saja, kita masih harus menunggu perkembangan berikutnya untuk melihat seberapa jauh konsep tersebut akan diwujudkan.
Kesimpulan
Commander of Battlefront merupakan proyek game indie dari Yashiromori Yuki yang mencoba menghadirkan sesuatu yang cukup berbeda dari game perang pada umumnya.
Game ini mengambil elemen peperangan seperti senjata dan tank, lalu menggabungkannya dengan karakter bergaya anime.
Hasilnya adalah sebuah konsep yang terlihat absurd, tetapi justru menarik.
Kamu bisa bermain sebagai karakter anime yang turun langsung ke medan perang, menggunakan senjata, dan bahkan mengoperasikan tank untuk menghadapi musuh.
Namun, perlu diingat bahwa Commander of Battlefront masih merupakan nama sementara dan game ini masih dalam tahap pengembangan. Jadi, masih ada kemungkinan besar gameplay, visual, maupun namanya berubah sebelum proyek ini benar-benar selesai.
Untuk sekarang, proyek Yashiromori Yuki ini menjadi salah satu game indie yang menarik untuk dipantau, terutama bagi kamu yang penasaran dengan perpaduan anime, shooter, strategy, dan pertempuran tank.




Comments :