Source: Steam Page

Pepper the Giant Purple Dog mengusung konsep simulasi hewan peliharaan virtual yang sekilas terlihat ramah. Developer mengemas game Pepper the Giant Purple Dog dengan narasi misterius ala lost media. Ceritanya berfokus pada sebuah game simulator tahun 2002 yang batal rilis. Kamu akan menjelajahi kota Normalville untuk merawat seekor anjing raksasa berwarna ungu bernama Pepper. Namun, wujud lucunya menyimpan teror yang sangat mencekam. Mari kita ulas game Pepper the Giant Purple Dog lebih dalam!

Mekanik

Source: Steam Page

Awalnya, mekanik game Pepper the Giant Purple Dog terasa sangat sederhana. Pemain hanya perlu memberi makan, memandikan, dan mengajak Pepper berjalan-jalan. Namun, atmosfer santai dalam Pepper the Giant Purple Dog segera berubah total. Rasa lapar Pepper terus tumbuh tanpa kendali hingga stok makanan habis. Game Pepper the Giant Purple Dog kemudian menghadirkan elemen pilihan moral yang berat. Kamu harus mengambil keputusan ekstrem demi memuaskan rasa lapar sang anjing. Setiap pilihan akan menentukan rute cerita dan ending yang berbeda.

Visual

Source: Steam Page

Dari segi estetika, Pepper the Giant Purple Dog menggunakan pendekatan visual eksperimental. Game ini menggabungkan sekuens live-action (FMV), ilustrasi 2D, dan grafis 3D retro. Gaya grafis Pepper the Giant Purple Dog sengaja meniru era awal tahun 2000-an. Desain kota Normalville dan para penduduknya memicu kesan uncanny valley yang aneh. Atmosfer Pepper the Giant Purple Dog berpindah secara dinamis. Nuansa simulasi cerah perlahan berubah menjadi distorsi visual yang sangat gelap.

Kesimpulan

Source: Steam Page

Game Pepper the Giant Purple Dog sukses merombak genre simulator hewan menjadi teror psikologis yang cerdas. Game ini menguji batas moralitas pemain demi seekor hewan peliharaan. Lewat visual retro yang unik dan misteri yang solid, Pepper the Giant Purple Dog wajib masuk wishlist kamu.

Ingin tahu lebih banyak seputar berita game? Kamu bisa membaca ulasan kami sebelumnya tentang Forensics. Jangan lupa buat follow Instagram kami @binusgat untuk konten menarik!

Referensi:
Steam Page

Evan Derian Rustam

Felix Olivier Stefano

Author

Content Creator Intern @BINUS Game Application & Technology

Muhamad Fajar

Muhamad Fajar

Editor

Lecturer @BINUS Game Application Technology