Seorang developer membagikan simulasi black hole di Godot dengan efek gravitational lensing yang realistis menggunakan shader dan screen-space rendering.Source: OwlImmediate4169/Reddit

Simulasi Black Hole di Godot Ini Terlihat Seperti Adegan Film Interstellar

Visual black hole selalu berhasil menarik perhatian karena mampu menghadirkan fenomena luar angkasa yang sulit dijelaskan secara langsung. Berbeda dengan planet atau bintang, kita tidak dapat melihat black hole secara langsung. Kita justru melihat bagaimana gravitasinya membelokkan cahaya di sekitarnya hingga menciptakan efek visual ikonik seperti dalam film Interstellar.

Kini, efek tersebut tidak hanya hadir di film. Seorang developer Godot membagikan simulasi Black Hole yang mengesankan melalui Reddit. Meski masih berupa showcase singkat, proyek ini berhasil menarik perhatian komunitas karena menampilkan gravitational lensingaccretion disk, dan distorsi ruang yang tampak realistis.

Yang lebih menarik, developer membangun hampir seluruh efek tersebut menggunakan shader. Teknik yang sama juga dapat dimanfaatkan dalam berbagai proyek game.


Apa yang Ditampilkan pada Showcase?

Source: OwlImmediate4169/Reddit

Video tersebut menampilkan sebuah Black Hole di tengah ruang angkasa. Namun, daya tarik utamanya bukan berada pada objek black hole itu sendiri, melainkan perubahan visual di area sekitarnya.

Saat kamera bergerak mengelilinginya, cahaya bintang di belakang objek ikut melengkung akibat efek gravitasi. Di sekelilingnya juga muncul accretion disk, yaitu cincin gas dan debu yang berputar sangat cepat sambil memancarkan cahaya terang.

Kombinasi kedua efek tersebut membuat simulasi terlihat jauh lebih hidup daripada sekadar bola hitam biasa.


Kenapa Simulasi Black Hole Ini Terlihat Sangat Realistis?

Visual yang meyakinkan berasal dari beberapa fenomena fisika yang berhasil direplikasi dengan shader.

Gravitational Lensing

Fenomena paling terkenal dari sebuah Black Hole adalah gravitational lensing.

Gravitasi yang sangat besar membelokkan jalur cahaya. Akibatnya, pengamat masih dapat melihat objek yang sebenarnya berada di belakang black hole karena cahaya berubah arah.

Developer merealisasikan efek tersebut menggunakan screen-space shader. Shader mengambil tampilan layar, lalu menggeser koordinat piksel di sekitar black hole sehingga tercipta ilusi cahaya yang melengkung.

Developer juga menjelaskan bahwa shader akan menggunakan piksel di tepi layar ketika distorsi mengambil area di luar layar. Karena itu, artefak kecil masih dapat muncul saat kamera bergerak terlalu dekat.

Accretion Disk

Di sekeliling black hole terdapat accretion disk, yaitu cincin gas dan debu yang terus berputar.

Gesekan serta suhu yang sangat tinggi membuat material tersebut memancarkan cahaya terang. Cahaya inilah yang menjadi ciri khas visual sebuah black hole.

Setelah menerima masukan dari komunitas, developer memperbaiki arah rotasi disk dan mengurangi intensitas cahaya pada bagian tepinya. Perubahan kecil tersebut membuat hasil akhirnya terlihat lebih akurat.

Distorsi Ruang

Efek lain yang paling mencolok muncul ketika kamera bergerak.

Alih-alih hanya menutupi latar belakang, black hole membuat posisi bintang tampak melengkung mengikuti gravitasi. Efek tersebut memberi kesan bahwa ruang di sekitarnya benar-benar berubah bentuk.


Bagaimana Cara Membuat Simulasi Black Hole di Godot?

Source: OwlImmediate4169/Reddit

Walaupun hasil akhirnya terlihat kompleks, proses pembuatannya dapat dibagi menjadi beberapa tahap.

🔹 Membuat Sphere sebagai Black Hole

Developer memulai proyek dengan membuat sebuah sphere sebagai pusat black hole.

Sphere ini tidak hanya berfungsi sebagai model 3D, tetapi juga menjadi tempat shader menjalankan seluruh efek visual.

🔹 Menggunakan Shader untuk Distorsi

Shader menjadi bagian terpenting dalam simulasi ini.

Shader mengambil screen texture, lalu memodifikasi koordinat UV di sekitar black hole. Teknik tersebut membuat objek di belakangnya tampak melengkung seolah cahaya benar-benar tertarik gravitasi.

Developer game juga sering memakai teknik screen-space distortion untuk efek gelombang panas, portal, maupun ledakan energi.

🔹 Menambahkan Accretion Disk

Selanjutnya, developer membuat cincin tipis yang mengelilingi black hole.

Ia menggunakan material emissive agar cincin tampak bersinar. Setelah itu, ia menganimasikan tekstur supaya disk terlihat terus berputar.

Developer juga menambahkan procedural noise sehingga bentuk cincin tidak terlihat terlalu sempurna.

🔹 Menambahkan Efek Cahaya

Agar visual terasa lebih dramatis, developer menambahkan beberapa efek pascaproses seperti:

  • Bloom
  • Glow
  • HDR Emission
  • Color Grading

Kombinasi efek tersebut membuat accretion disk terlihat lebih terang sekaligus meningkatkan kontras dengan ruang angkasa.

🔹 Mengatur Pergerakan Kamera

Pergerakan kamera juga berperan penting.

Dengan menggerakkan kamera mengelilingi black hole, pemain dapat melihat perubahan distorsi cahaya dari berbagai sudut. Teknik ini membuat efek gravitational lensing terasa jauh lebih jelas.


Kenapa Shader Menjadi Kunci Utama?

Model 3D pada showcase ini sebenarnya cukup sederhana.

Shader justru mengambil peran terbesar dalam menciptakan ilusi visual. Shader menangani berbagai proses seperti:

  • membelokkan tampilan latar belakang,
  • mengatur warna accretion disk,
  • menggerakkan animasi energi,
  • mengontrol intensitas cahaya,
  • menciptakan ilusi distorsi ruang.

Tanpa shader, black hole hanya akan terlihat seperti bola hitam biasa.


Apakah Teknik Ini Bisa Digunakan untuk Game?

Tentu bisa. Developer game dapat menerapkan teknik yang sama pada berbagai jenis proyek.

Portal

Developer dapat membuat portal antardimensi dengan efek distorsi ruang yang realistis.

Skill Magic

Skill bertema gravitasi atau singularity dapat memanfaatkan shader serupa untuk menghasilkan efek yang lebih dramatis.

Game Sci-Fi

Game bertema luar angkasa dapat menghadirkan black hole yang benar-benar memengaruhi tampilan dunia di sekitarnya.

Boss Battle

Boss dapat menciptakan singularity yang menarik pemain sekaligus mendistorsi layar untuk meningkatkan ketegangan selama pertarungan.


Kesimpulan

Showcase Black Hole di Godot ini membuktikan bahwa shader modern mampu menghasilkan visual yang sangat realistis tanpa memerlukan simulasi fisika yang rumit.

Developer memadukan screen-space distortionaccretion disk, material emissive, dan animasi shader untuk menciptakan efek gravitational lensing yang mengingatkan pada film Interstellar. Hasilnya tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga membuka banyak peluang bagi developer game untuk membuat portal, efek sihir, objek sci-fi, maupun berbagai fenomena luar angkasa lainnya.

Kalau kamu tertarik mengikuti perkembangan game indie dan dunia game development, jangan lewatkan artikel berikut:

Referensi:
Reddit

Kelvin

Anthoni

Author

Content Creator Intern @BINUS Game Application & Technology

Muhamad Fajar

Muhamad Fajar

Editor

Lecturer @BINUS Game Application Technology