{"id":1840,"date":"2026-07-15T08:51:58","date_gmt":"2026-07-15T08:51:58","guid":{"rendered":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/?p=1840"},"modified":"2026-07-15T10:16:13","modified_gmt":"2026-07-15T10:16:13","slug":"simulasi-black-hole-di-godot-ini-terlihat-seperti-adegan-film-interstellar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/2026\/07\/15\/simulasi-black-hole-di-godot-ini-terlihat-seperti-adegan-film-interstellar\/","title":{"rendered":"Simulasi Black Hole di Godot Ini Terlihat Seperti Adegan Film Interstellar"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"448\" data-end=\"667\">Seorang developer membagikan simulasi black hole di Godot dengan efek gravitational lensing yang realistis menggunakan shader dan screen-space rendering.<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1841\" src=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/07\/Media-Player-7_15_2026-3_41_49-PM.png\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1200\" \/><em>Source: OwlImmediate4169\/<a href=\"https:\/\/www.reddit.com\/user\/OwlImmediate4169\/\">Reddit<\/a><\/em><\/p>\n<div class=\"relative w-full overflow-visible\">\n<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto [content-visibility:auto] supports-[content-visibility:auto]:[contain-intrinsic-size:auto_100lvh] R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"request-69ad7a05-32fc-8320-ac6f-e196baf8a716-3\" data-turn-id-container=\"request-69ad7a05-32fc-8320-ac6f-e196baf8a716-3\" data-testid=\"conversation-turn-38\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col gap-4 grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"d116bf61-7f47-48de-ad84-7ab8a9abcf9c\" data-message-model-slug=\"gpt-5-5\" data-turn-start-message=\"true\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full dark markdown-new-styling\">\n<h1 class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" data-section-id=\"1kiq20a\" data-start=\"261\" data-end=\"337\">Simulasi Black Hole di Godot Ini Terlihat Seperti Adegan Film Interstellar<\/h1>\n<p data-start=\"339\" data-end=\"719\">Visual\u00a0<strong data-start=\"346\" data-end=\"360\">black hole<\/strong>\u00a0selalu berhasil menarik perhatian karena mampu menghadirkan fenomena luar angkasa yang sulit dijelaskan secara langsung. Berbeda dengan planet atau bintang, kita tidak dapat melihat black hole secara langsung. Kita justru melihat bagaimana gravitasinya membelokkan cahaya di sekitarnya hingga menciptakan efek visual ikonik seperti dalam film\u00a0<em data-start=\"704\" data-end=\"718\">Interstellar<\/em>.<\/p>\n<p data-start=\"721\" data-end=\"1052\">Kini, efek tersebut tidak hanya hadir di film. Seorang developer Godot membagikan simulasi\u00a0<strong data-start=\"812\" data-end=\"826\">Black Hole<\/strong>\u00a0yang mengesankan melalui Reddit. Meski masih berupa showcase singkat, proyek ini berhasil menarik perhatian komunitas karena menampilkan\u00a0<strong data-start=\"964\" data-end=\"989\">gravitational lensing<\/strong>,\u00a0<strong data-start=\"991\" data-end=\"1009\">accretion disk<\/strong>, dan distorsi ruang yang tampak realistis.<\/p>\n<p data-start=\"1054\" data-end=\"1211\">Yang lebih menarik, developer membangun hampir seluruh efek tersebut menggunakan shader. Teknik yang sama juga dapat dimanfaatkan dalam berbagai proyek game.<\/p>\n<hr data-start=\"1213\" data-end=\"1216\" \/>\n<h2 data-section-id=\"o9qfto\" data-start=\"1218\" data-end=\"1256\">Apa yang Ditampilkan pada Showcase?<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1842\" src=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/07\/Media-Player-7_15_2026-3_41_59-PM.png\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1200\" \/><em>Source: OwlImmediate4169\/<a href=\"https:\/\/www.reddit.com\/user\/OwlImmediate4169\/\">Reddit<\/a><\/em><\/p>\n<p data-start=\"1258\" data-end=\"1453\">Video tersebut menampilkan sebuah\u00a0<strong data-start=\"1292\" data-end=\"1306\">Black Hole<\/strong>\u00a0di tengah ruang angkasa. Namun, daya tarik utamanya bukan berada pada objek black hole itu sendiri, melainkan perubahan visual di area sekitarnya.<\/p>\n<p data-start=\"1455\" data-end=\"1700\">Saat kamera bergerak mengelilinginya, cahaya bintang di belakang objek ikut melengkung akibat efek gravitasi. Di sekelilingnya juga muncul\u00a0<strong data-start=\"1594\" data-end=\"1612\">accretion disk<\/strong>, yaitu cincin gas dan debu yang berputar sangat cepat sambil memancarkan cahaya terang.<\/p>\n<p data-start=\"1702\" data-end=\"1809\">Kombinasi kedua efek tersebut membuat simulasi terlihat jauh lebih hidup daripada sekadar bola hitam biasa.<\/p>\n<hr data-start=\"1811\" data-end=\"1814\" \/>\n<h2 data-section-id=\"11b72xv\" data-start=\"1816\" data-end=\"1876\">Kenapa Simulasi Black Hole Ini Terlihat Sangat Realistis?<\/h2>\n<p data-start=\"1878\" data-end=\"1979\">Visual yang meyakinkan berasal dari beberapa fenomena fisika yang berhasil direplikasi dengan shader.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"1ixhe65\" data-start=\"1981\" data-end=\"2006\">Gravitational Lensing<\/h3>\n<p data-start=\"2008\" data-end=\"2093\">Fenomena paling terkenal dari sebuah\u00a0<strong data-start=\"2045\" data-end=\"2059\">Black Hole<\/strong>\u00a0adalah\u00a0<strong data-start=\"2067\" data-end=\"2092\">gravitational lensing<\/strong>.<\/p>\n<p data-start=\"2095\" data-end=\"2268\">Gravitasi yang sangat besar membelokkan jalur cahaya. Akibatnya, pengamat masih dapat melihat objek yang sebenarnya berada di belakang black hole karena cahaya berubah arah.<\/p>\n<p data-start=\"2270\" data-end=\"2480\">Developer merealisasikan efek tersebut menggunakan\u00a0<strong data-start=\"2321\" data-end=\"2344\">screen-space shader<\/strong>. Shader mengambil tampilan layar, lalu menggeser koordinat piksel di sekitar black hole sehingga tercipta ilusi cahaya yang melengkung.<\/p>\n<p data-start=\"2482\" data-end=\"2686\">Developer juga menjelaskan bahwa shader akan menggunakan piksel di tepi layar ketika distorsi mengambil area di luar layar. Karena itu, artefak kecil masih dapat muncul saat kamera bergerak terlalu dekat.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"u9bcjd\" data-start=\"2688\" data-end=\"2706\">Accretion Disk<\/h3>\n<p data-start=\"2708\" data-end=\"2808\">Di sekeliling black hole terdapat\u00a0<strong data-start=\"2742\" data-end=\"2760\">accretion disk<\/strong>, yaitu cincin gas dan debu yang terus berputar.<\/p>\n<p data-start=\"2810\" data-end=\"2963\">Gesekan serta suhu yang sangat tinggi membuat material tersebut memancarkan cahaya terang. Cahaya inilah yang menjadi ciri khas visual sebuah black hole.<\/p>\n<p data-start=\"2965\" data-end=\"3169\">Setelah menerima masukan dari komunitas, developer memperbaiki arah rotasi disk dan mengurangi intensitas cahaya pada bagian tepinya. Perubahan kecil tersebut membuat hasil akhirnya terlihat lebih akurat.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"1rigwlg\" data-start=\"3171\" data-end=\"3189\">Distorsi Ruang<\/h3>\n<p data-start=\"3191\" data-end=\"3252\">Efek lain yang paling mencolok muncul ketika kamera bergerak.<\/p>\n<p data-start=\"3254\" data-end=\"3449\">Alih-alih hanya menutupi latar belakang, black hole membuat posisi bintang tampak melengkung mengikuti gravitasi. Efek tersebut memberi kesan bahwa ruang di sekitarnya benar-benar berubah bentuk.<\/p>\n<hr data-start=\"3451\" data-end=\"3454\" \/>\n<h2 data-section-id=\"1ufftt1\" data-start=\"3456\" data-end=\"3511\">Bagaimana Cara Membuat Simulasi Black Hole di Godot?<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1843\" src=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/07\/Media-Player-7_15_2026-3_42_07-PM.png\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1200\" \/><em>Source: OwlImmediate4169\/<a href=\"https:\/\/www.reddit.com\/user\/OwlImmediate4169\/\">Reddit<\/a><\/em><\/p>\n<p data-start=\"3513\" data-end=\"3612\">Walaupun hasil akhirnya terlihat kompleks, proses pembuatannya dapat dibagi menjadi beberapa tahap.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"1kcw61b\" data-start=\"3614\" data-end=\"3654\">\ud83d\udd39 Membuat Sphere sebagai Black Hole<\/h3>\n<p data-start=\"3656\" data-end=\"3735\">Developer memulai proyek dengan membuat sebuah sphere sebagai pusat black hole.<\/p>\n<p data-start=\"3737\" data-end=\"3854\">Sphere ini tidak hanya berfungsi sebagai model 3D, tetapi juga menjadi tempat shader menjalankan seluruh efek visual.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"g5jm6n\" data-start=\"3856\" data-end=\"3896\">\ud83d\udd39 Menggunakan Shader untuk Distorsi<\/h3>\n<p data-start=\"3898\" data-end=\"3950\">Shader menjadi bagian terpenting dalam simulasi ini.<\/p>\n<p data-start=\"3952\" data-end=\"4151\">Shader mengambil\u00a0<strong data-start=\"3969\" data-end=\"3987\">screen texture<\/strong>, lalu memodifikasi koordinat UV di sekitar black hole. Teknik tersebut membuat objek di belakangnya tampak melengkung seolah cahaya benar-benar tertarik gravitasi.<\/p>\n<p data-start=\"4153\" data-end=\"4281\">Developer game juga sering memakai teknik\u00a0<strong data-start=\"4195\" data-end=\"4222\">screen-space distortion<\/strong>\u00a0untuk efek gelombang panas, portal, maupun ledakan energi.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"v395w8\" data-start=\"4283\" data-end=\"4316\">\ud83d\udd39 Menambahkan Accretion Disk<\/h3>\n<p data-start=\"4318\" data-end=\"4391\">Selanjutnya, developer membuat cincin tipis yang mengelilingi black hole.<\/p>\n<p data-start=\"4393\" data-end=\"4534\">Ia menggunakan material\u00a0<strong data-start=\"4417\" data-end=\"4429\">emissive<\/strong>\u00a0agar cincin tampak bersinar. Setelah itu, ia menganimasikan tekstur supaya disk terlihat terus berputar.<\/p>\n<p data-start=\"4536\" data-end=\"4639\">Developer juga menambahkan\u00a0<strong data-start=\"4563\" data-end=\"4583\">procedural noise<\/strong>\u00a0sehingga bentuk cincin tidak terlihat terlalu sempurna.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"1l352ft\" data-start=\"4641\" data-end=\"4671\">\ud83d\udd39 Menambahkan Efek Cahaya<\/h3>\n<p data-start=\"4673\" data-end=\"4764\">Agar visual terasa lebih dramatis, developer menambahkan beberapa efek pascaproses seperti:<\/p>\n<ul data-start=\"4766\" data-end=\"4811\">\n<li data-section-id=\"16y18sr\" data-start=\"4766\" data-end=\"4773\">Bloom<\/li>\n<li data-section-id=\"1j446u3\" data-start=\"4774\" data-end=\"4780\">Glow<\/li>\n<li data-section-id=\"1ev5lfj\" data-start=\"4781\" data-end=\"4795\">HDR Emission<\/li>\n<li data-section-id=\"3ejldx\" data-start=\"4796\" data-end=\"4811\">Color Grading<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"4813\" data-end=\"4934\">Kombinasi efek tersebut membuat accretion disk terlihat lebih terang sekaligus meningkatkan kontras dengan ruang angkasa.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"gx01yq\" data-start=\"4936\" data-end=\"4969\">\ud83d\udd39 Mengatur Pergerakan Kamera<\/h3>\n<p data-start=\"4971\" data-end=\"5011\">Pergerakan kamera juga berperan penting.<\/p>\n<p data-start=\"5013\" data-end=\"5203\">Dengan menggerakkan kamera mengelilingi black hole, pemain dapat melihat perubahan distorsi cahaya dari berbagai sudut. Teknik ini membuat efek gravitational lensing terasa jauh lebih jelas.<\/p>\n<hr data-start=\"5205\" data-end=\"5208\" \/>\n<h2 data-section-id=\"1ib15px\" data-start=\"5210\" data-end=\"5247\">Kenapa Shader Menjadi Kunci Utama?<\/h2>\n<p data-start=\"5249\" data-end=\"5303\">Model 3D pada showcase ini sebenarnya cukup sederhana.<\/p>\n<p data-start=\"5305\" data-end=\"5417\">Shader justru mengambil peran terbesar dalam menciptakan ilusi visual. Shader menangani berbagai proses seperti:<\/p>\n<ul data-start=\"5419\" data-end=\"5589\">\n<li data-section-id=\"1hjj3e3\" data-start=\"5419\" data-end=\"5457\">membelokkan tampilan latar belakang,<\/li>\n<li data-section-id=\"1ak3qw3\" data-start=\"5458\" data-end=\"5490\">mengatur warna accretion disk,<\/li>\n<li data-section-id=\"1qbx7fd\" data-start=\"5491\" data-end=\"5521\">menggerakkan animasi energi,<\/li>\n<li data-section-id=\"18mnxzq\" data-start=\"5522\" data-end=\"5553\">mengontrol intensitas cahaya,<\/li>\n<li data-section-id=\"avxxyb\" data-start=\"5554\" data-end=\"5589\">menciptakan ilusi distorsi ruang.<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"5591\" data-end=\"5661\">Tanpa shader, black hole hanya akan terlihat seperti bola hitam biasa.<\/p>\n<hr data-start=\"5663\" data-end=\"5666\" \/>\n<h2 data-section-id=\"1f5di4i\" data-start=\"5668\" data-end=\"5715\">Apakah Teknik Ini Bisa Digunakan untuk Game?<\/h2>\n<p data-start=\"5717\" data-end=\"5805\">Tentu bisa. Developer game dapat menerapkan teknik yang sama pada berbagai jenis proyek.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"tjeg9e\" data-start=\"5807\" data-end=\"5817\">Portal<\/h3>\n<p data-start=\"5819\" data-end=\"5905\">Developer dapat membuat portal antardimensi dengan efek distorsi ruang yang realistis.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"1tk3dp2\" data-start=\"5907\" data-end=\"5922\">Skill Magic<\/h3>\n<p data-start=\"5924\" data-end=\"6042\">Skill bertema gravitasi atau singularity dapat memanfaatkan shader serupa untuk menghasilkan efek yang lebih dramatis.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"1nlk577\" data-start=\"6044\" data-end=\"6059\">Game Sci-Fi<\/h3>\n<p data-start=\"6061\" data-end=\"6175\">Game bertema luar angkasa dapat menghadirkan black hole yang benar-benar memengaruhi tampilan dunia di sekitarnya.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"1yay8yp\" data-start=\"6177\" data-end=\"6192\">Boss Battle<\/h3>\n<p data-start=\"6194\" data-end=\"6326\">Boss dapat menciptakan singularity yang menarik pemain sekaligus mendistorsi layar untuk meningkatkan ketegangan selama pertarungan.<\/p>\n<hr data-start=\"6328\" data-end=\"6331\" \/>\n<h2 data-section-id=\"1806px6\" data-start=\"6333\" data-end=\"6346\">Kesimpulan<\/h2>\n<p data-start=\"6348\" data-end=\"6509\">Showcase\u00a0<strong data-start=\"6357\" data-end=\"6371\">Black Hole<\/strong>\u00a0di Godot ini membuktikan bahwa shader modern mampu menghasilkan visual yang sangat realistis tanpa memerlukan simulasi fisika yang rumit.<\/p>\n<p data-start=\"6511\" data-end=\"6904\">Developer memadukan\u00a0<strong data-start=\"6531\" data-end=\"6558\">screen-space distortion<\/strong>,\u00a0<strong data-start=\"6560\" data-end=\"6578\">accretion disk<\/strong>, material emissive, dan animasi shader untuk menciptakan efek\u00a0<strong data-start=\"6641\" data-end=\"6666\">gravitational lensing<\/strong>\u00a0yang mengingatkan pada film\u00a0<em data-start=\"6695\" data-end=\"6709\">Interstellar<\/em>. Hasilnya tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga membuka banyak peluang bagi developer game untuk membuat portal, efek sihir, objek sci-fi, maupun berbagai fenomena luar angkasa lainnya.<\/p>\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full dark markdown-new-styling\">\n<p data-start=\"6021\" data-end=\"6135\">Kalau kamu tertarik mengikuti perkembangan game indie dan dunia game development, jangan lewatkan artikel berikut:<\/p>\n<ul data-start=\"6137\" data-end=\"6307\">\n<li data-section-id=\"z7gbhs\" data-start=\"6137\" data-end=\"6195\">\ud83d\udccc\u00a0<strong data-start=\"6142\" data-end=\"6165\">Artikel Game Indie:<\/strong>\u00a0<a class=\"decorated-link\" href=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\" target=\"_new\" rel=\"noopener\" data-start=\"6166\" data-end=\"6195\">https:\/\/socs.binus.ac.id\/game<\/a><\/li>\n<li data-section-id=\"14gsdrw\" data-start=\"6196\" data-end=\"6307\">\ud83d\udccc\u00a0<strong data-start=\"6201\" data-end=\"6235\">Kisah Pengembangan Game Tunic:<\/strong>\u00a0<a class=\"decorated-link\" href=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/2026\/03\/06\/kisah-pengembangan-game-tunic\/\" target=\"_new\" rel=\"noopener\" data-start=\"6236\" data-end=\"6307\">https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/2026\/03\/06\/kisah-pengembangan-game-tunic\/<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<p style=\"font-size: 11pt;margin-top: 40px;padding-top: 20px;border-top: 1px solid #eee\"><span style=\"font-size: 11pt\">Referensi:<br \/>\n<a href=\"https:\/\/www.reddit.com\/user\/OwlImmediate4169\/\">Reddit<\/a><\/span><\/p>\n<p><!-- Author Box --><\/p>\n<div style=\"flex-wrap: wrap;justify-content: space-between;background: linear-gradient(135deg, #fb8e16 0%, #e86c00 100%);padding: 20px;border-radius: 15px;color: white;margin: 50px 0\">\n<p style=\"color: white\"><!-- Author --><\/p>\n<div style=\"flex: 1;min-width: 250px;align-items: center;margin-bottom: 10px\">\n<div style=\"width: 70px;height: 70px;border-radius: 50%;background: white;margin-right: 15px;overflow: hidden;border: 2px solid white;flex-shrink: 0\"><a style=\"font-size: 14.6667px\" href=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1169\" src=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/03\/foto-gw-binus.jpg\" alt=\"\" width=\"411\" height=\"478\" \/><\/a><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1134 aligncenter\" style=\"color: #5e5e5e;font-size: 14.6667px\" src=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/03\/1762765581896.IMG_20251110_160605_749-3-1.jpg\" alt=\"\" width=\"1864\" height=\"2654\" \/><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-1043 size-full\" src=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/02\/image011.png\" alt=\"Kelvin\" width=\"570\" height=\"570\" \/><\/div>\n<h3 style=\"margin: 0 0 3px;font-size: 16px\">Anthoni<\/h3>\n<p style=\"margin: 0;font-size: 13px;font-weight: 600\">Author<\/p>\n<p style=\"margin: 0;font-size: 12px;opacity: 0.9\">Content Creator Intern @BINUS Game Application &amp; Technology<\/p>\n<p style=\"color: white\"><!-- Editor --><\/p>\n<div style=\"flex: 1;min-width: 250px;align-items: center;padding-top: 20px;border-top: 1px solid #eee\">\n<div style=\"width: 70px;height: 70px;border-radius: 50%;background: white;margin-right: 15px;overflow: hidden;border: 2px solid white;flex-shrink: 0\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%;height: 100%;object-fit: cover\" src=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/07\/Fajar.jpg\" alt=\"Muhamad Fajar\" \/><\/div>\n<div>\n<h3 style=\"margin: 0 0 3px;font-size: 16px\">Muhamad Fajar<\/h3>\n<p style=\"margin: 0;font-size: 13px;font-weight: 600\">Editor<\/p>\n<p style=\"margin: 0;font-size: 12px;opacity: 0.9\">Lecturer @BINUS Game Application Technology<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seorang developer membagikan simulasi black hole di Godot dengan efek gravitational lensing yang realistis menggunakan shader dan screen-space rendering.Source: OwlImmediate4169\/Reddit Simulasi Black Hole di Godot Ini Terlihat Seperti Adegan Film Interstellar Visual\u00a0black hole\u00a0selalu berhasil menarik perhatian karena mampu menghadirkan fenomena luar angkasa yang sulit dijelaskan secara langsung. Berbeda dengan planet atau bintang, kita tidak dapat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":704,"featured_media":1841,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-1840","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1840","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/users\/704"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1840"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1840\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1844,"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1840\/revisions\/1844"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1841"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1840"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1840"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1840"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}