{"id":2053,"date":"2026-08-15T12:47:59","date_gmt":"2026-08-15T12:47:59","guid":{"rendered":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/?p=2053"},"modified":"2026-08-15T12:47:59","modified_gmt":"2026-08-15T12:47:59","slug":"bikin-portal-sci-fi-di-blender-dengan-geometry-nodes","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/2026\/08\/15\/bikin-portal-sci-fi-di-blender-dengan-geometry-nodes\/","title":{"rendered":"Bikin Portal Sci-Fi di Blender dengan Geometry Nodes"},"content":{"rendered":"<div class=\"mt-3 w-full empty:hidden\">\n<div class=\"text-center\">\n<div class=\"inline-flex border border-gray-100 dark:border-gray-700 rounded-xl\">\n<p class=\"isSelectedEnd\">Membuat efek portal untuk\u00a0game\u00a0membutuhkan kombinasi modeling, animasi, material, dan efek visual. Blender menawarkan cara yang lebih fleksibel melalui Geometry Nodes.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Jettelly membagikan karya Deepak Kushwaha yang menampilkan portal sci-fi dengan tampilan futuristik. Deepak membuat sistem portal tersebut menggunakan Blender dan Geometry Nodes.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Hasilnya menampilkan portal teknologi tinggi yang dapat berputar dan berubah bentuk secara dinamis. Teknik ini menunjukkan bagaimana sistem procedural dapat membantu membuat efek visual untuk\u00a0game development.<\/p>\n<hr \/>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<h1>Portal Sci-Fi Dibuat dengan Geometry Nodes<\/h1>\n<h1><span style=\"font-size: 12pt\"><em><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-2054 \" src=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/08\/image_2026-08-15_194642530.png\" alt=\"\" width=\"1150\" height=\"762\" \/>Source: <a href=\"https:\/\/x.com\/jettelly\/status\/2087630482645070235\">https:\/\/x.com\/jettelly\/status\/2087630482645070235<\/a><\/em><\/span><\/h1>\n<div class=\"mt-3 w-full empty:hidden\">\n<div class=\"text-center\">\n<div class=\"inline-flex border border-gray-100 dark:border-gray-700 rounded-xl\">\n<p class=\"isSelectedEnd\">Dalam demonstrasi Jettelly, Deepak Kushwaha menampilkan sebuah portal dengan desain sci-fi. Struktur geometrisnya memberikan kesan seperti perangkat teknologi futuristik.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Deepak menggunakan Geometry Nodes untuk mengatur berbagai bagian portal. Sistem node mengatur hubungan antarobjek berdasarkan aturan yang sudah dibuat.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Geometry Nodes merupakan sistem procedural di Blender. 3D artist dapat mengatur bentuk dan perilaku objek melalui rangkaian node. Mereka juga tidak perlu mengedit setiap bagian secara manual.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Teknik ini cocok untuk kebutuhan\u00a0game\u00a0karena artist dapat mengubah banyak bagian melalui satu sistem. Proses tersebut juga mempermudah pembuatan variasi asset.<\/p>\n<hr \/>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<h1>Sistem Portal yang Bisa Dikustomisasi<\/h1>\n<div class=\"mt-3 w-full empty:hidden\">\n<div class=\"text-center\">\n<div class=\"inline-flex border border-gray-100 dark:border-gray-700 rounded-xl\">\n<p class=\"isSelectedEnd\">Proyek ini memiliki sistem yang dapat dikustomisasi. Pengguna dapat mengubah berbagai parameter untuk mendapatkan tampilan portal sesuai kebutuhan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Satu setup dapat menghasilkan beberapa variasi untuk\u00a0game. Developer cukup mengubah parameter tanpa membuat model portal baru dari awal.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Misalnya, artist dapat mengubah ukuran portal sesuai kebutuhan level. Mereka juga bisa menyesuaikan bentuknya dengan lingkungan futuristik, laboratorium, atau area sci-fi lainnya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Pendekatan ini sangat berguna ketika developer membutuhkan beberapa asset dengan desain serupa. Mereka cukup menggunakan sistem yang sama dan mengubah parameter tertentu.<\/p>\n<hr \/>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<h1>Geometry Nodes Membuat Animasi Lebih Fleksibel<\/h1>\n<div class=\"mt-3 w-full empty:hidden\">\n<div class=\"text-center\">\n<div class=\"inline-flex border border-gray-100 dark:border-gray-700 rounded-xl\">\n<p class=\"isSelectedEnd\">Geometry Nodes tidak hanya membantu pembuatan bentuk. Sistem ini juga dapat mengatur pergerakan dan transformasi berbagai elemen.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Pada proyek portal ini, node mengatur hubungan antara beberapa bagian objek. Ketika artist mengubah parameter, Blender langsung memperbarui hasilnya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Workflow tersebut memberikan keuntungan bagi\u00a0game artist. Mereka dapat bereksperimen dengan lebih cepat tanpa mengulang proses modeling dari awal.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Teknik procedural juga cocok untuk membuat efek dengan banyak variasi. Developer dapat menggunakan satu sistem untuk menghasilkan beberapa portal dengan karakter visual berbeda.<\/p>\n<hr \/>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<h1>Cocok untuk Visual Effect dalam Game<\/h1>\n<div class=\"mt-3 w-full empty:hidden\">\n<div class=\"text-center\">\n<div class=\"inline-flex border border-gray-100 dark:border-gray-700 rounded-xl\">\n<p class=\"isSelectedEnd\">Efek portal memiliki banyak fungsi dalam sebuah\u00a0game. Developer dapat menggunakannya sebagai pintu menuju area lain, teleportasi, akses ke dimensi berbeda, atau elemen dekorasi.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Portal juga cocok untuk game bertema sci-fi. Bentuk dan efek visualnya dapat membantu memperkuat identitas dunia dalam game.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Artist dapat menyesuaikan bentuk portal dengan desain level. Mereka juga dapat mengubah ukurannya ketika kebutuhan level berubah.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Sistem procedural membuat proses tersebut lebih praktis. Artist dapat menyesuaikan asset tanpa membuat model baru dari awal.<\/p>\n<hr \/>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<h1>Menggabungkan Geometry Nodes dengan Material<\/h1>\n<div class=\"mt-3 w-full empty:hidden\">\n<div class=\"text-center\">\n<div class=\"inline-flex border border-gray-100 dark:border-gray-700 rounded-xl\">\n<p class=\"isSelectedEnd\">Geometry Nodes dapat mengatur struktur portal. Sementara itu, material dan shader dapat memberikan tampilan energi pada bagian dalamnya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Kombinasi tersebut dapat menghasilkan visual yang lebih menarik untuk\u00a0game. Artist dapat memberikan material bercahaya pada bagian tengah portal dan material metalik pada struktur luarnya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Artist juga dapat menambahkan animasi pada warna, emission, atau pola energi. Efek tersebut dapat membuat portal terlihat aktif dan terus bergerak.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Pendekatan ini memberikan banyak pilihan untuk membuat visual effect. Artist tidak perlu membuat seluruh animasi secara manual.<\/p>\n<hr \/>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<h1>Mengapa Teknik Procedural Menarik untuk Game Development?<\/h1>\n<div class=\"mt-3 w-full empty:hidden\">\n<div class=\"text-center\">\n<div class=\"inline-flex border border-gray-100 dark:border-gray-700 rounded-xl\">\n<p class=\"isSelectedEnd\">Workflow procedural menawarkan satu keuntungan utama, yaitu fleksibilitas. Keuntungan tersebut sangat berguna dalam pengembangan\u00a0game.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Asset game sering mengalami perubahan selama produksi. Ukuran objek dapat berubah. Desain level juga bisa berganti. Selain itu, artist mungkin membutuhkan beberapa variasi dari asset yang sama.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Dengan sistem procedural, artist dapat membuat aturan terlebih dahulu. Setelah itu, mereka cukup mengubah parameter untuk menghasilkan variasi baru.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Cara ini juga dapat menghemat waktu produksi. Daripada membuat lima model portal secara terpisah, artist dapat membuat satu sistem yang menghasilkan lima variasi.<\/p>\n<hr \/>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<h1>Inspirasi untuk 3D Artist<\/h1>\n<div class=\"mt-3 w-full empty:hidden\">\n<div class=\"text-center\">\n<div class=\"inline-flex border border-gray-100 dark:border-gray-700 rounded-xl\">\n<p class=\"isSelectedEnd\">Karya Deepak Kushwaha menunjukkan kemampuan Geometry Nodes untuk membuat sistem visual yang lebih kompleks. Teknik ini tidak hanya cocok untuk objek procedural sederhana.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Bagi 3D artist yang sedang belajar Blender, proyek seperti ini dapat menjadi referensi untuk mempelajari:<\/p>\n<ul data-spread=\"false\">\n<li>Geometry Nodes.<\/li>\n<li>Procedural modeling.<\/li>\n<li>Sistem transformasi objek.<\/li>\n<li>Pembuatan efek sci-fi.<\/li>\n<li>Workflow non-destructive.<\/li>\n<li>Asset creation untuk\u00a0game.<\/li>\n<li>Visual effect berbasis procedural.<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Teknik tersebut juga mengajarkan cara membangun sebuah sistem. Artist tidak hanya membuat satu asset, tetapi juga membuat aturan yang dapat menghasilkan banyak variasi.<\/p>\n<hr \/>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<h1>Potensi Geometry Nodes untuk Game<\/h1>\n<div class=\"mt-3 w-full empty:hidden\">\n<div class=\"text-center\">\n<div class=\"inline-flex border border-gray-100 dark:border-gray-700 rounded-xl\">\n<p class=\"isSelectedEnd\">Penggunaan Geometry Nodes dapat membuka lebih banyak kemungkinan dalam produksi\u00a0game. Artist dapat membuat sistem untuk lingkungan, efek visual, hingga asset yang membutuhkan banyak variasi.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Workflow ini juga cocok untuk tim kecil. Satu sistem procedural dapat membantu mengurangi pekerjaan repetitif selama produksi.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Selain itu, artist dapat melakukan iterasi dengan lebih cepat. Mereka bisa menguji bentuk baru tanpa mengulang seluruh proses modeling.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Bagi developer dan 3D artist, kemampuan seperti ini dapat membantu menciptakan asset yang lebih fleksibel. Geometry Nodes juga dapat menjadi bagian menarik dari workflow technical art dalam pengembangan\u00a0game.<\/p>\n<hr \/>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<h1>Kesimpulan<\/h1>\n<div class=\"mt-3 w-full empty:hidden\">\n<div class=\"text-center\">\n<div class=\"inline-flex border border-gray-100 dark:border-gray-700 rounded-xl\">\n<p class=\"isSelectedEnd\">Portal sci-fi buatan Deepak Kushwaha menunjukkan bagaimana Geometry Nodes di Blender dapat membantu menciptakan efek visual yang fleksibel. Artist dapat mengatur bentuk, pergerakan, dan berbagai elemen portal melalui sistem node.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Untuk pengembangan\u00a0game, teknik ini menawarkan workflow yang menarik. Satu setup dapat menghasilkan banyak variasi. Artist juga dapat mengubah asset dengan lebih cepat ketika desain game mengalami perubahan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Bagi kamu yang tertarik dengan Blender, 3D art, technical art, atau\u00a0game development, proyek ini bisa menjadi inspirasi untuk mengeksplorasi Geometry Nodes. Teknik procedural seperti ini dapat membantu kamu membuat asset dan visual effect dengan workflow yang lebih efisien.<\/p>\n<p>Demonstrasi portal tersebut dapat kamu lihat melalui postingan Jettelly di X.<\/p>\n<p style=\"font-size: 11pt;margin-top: 40px;padding-top: 20px;border-top: 1px solid #eee\">Referensi:<br \/>\n<a href=\"https:\/\/x.com\/jettelly\/status\/2087630482645070235\">X.com<\/a><br \/>\n<a href=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/\">Game Application and Technology<\/a><\/p>\n<p><!-- Author Box --><\/p>\n<div style=\"flex-wrap: wrap;justify-content: space-between;background: linear-gradient(135deg, #fb8e16 0%, #e86c00 100%);padding: 20px;border-radius: 15px;color: white;margin: 50px 0\">\n<p style=\"color: white\"><!-- Author --><\/p>\n<div style=\"flex: 1;min-width: 250px;align-items: center;margin-bottom: 10px\">\n<div style=\"width: 70px;height: 70px;border-radius: 50%;background: white;margin-right: 15px;overflow: hidden;border: 2px solid white;flex-shrink: 0\">\n<h1><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1143\" src=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/03\/image_2026-03-09_152905006.png\" alt=\"\" width=\"1864\" height=\"2056\" \/><\/h1>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-1043 size-full\" src=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/02\/image011.png\" alt=\"Kelvin\" width=\"570\" height=\"570\" \/><\/p>\n<\/div>\n<h3 style=\"margin: 0 0 3px;font-size: 16px\">Eduard Sutanto<\/h3>\n<p style=\"margin: 0;font-size: 13px;font-weight: 600\">Author<\/p>\n<p style=\"margin: 0;font-size: 12px;opacity: 0.9\">Content Creator Intern @BINUS Game Application &amp; Technology<\/p>\n<p style=\"color: white\"><!-- Editor --><\/p>\n<div style=\"flex: 1;min-width: 250px;align-items: center;padding-top: 20px;border-top: 1px solid #eee\">\n<div style=\"width: 70px;height: 70px;border-radius: 50%;background: white;margin-right: 15px;overflow: hidden;border: 2px solid white;flex-shrink: 0\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%;height: 100%;object-fit: cover\" src=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/07\/Fajar.jpg\" alt=\"Muhamad Fajar\" \/><\/div>\n<div>\n<h3 style=\"margin: 0 0 3px;font-size: 16px\">Muhamad Fajar<\/h3>\n<p style=\"margin: 0;font-size: 13px;font-weight: 600\">Editor<\/p>\n<p style=\"margin: 0;font-size: 12px;opacity: 0.9\">Lecturer @BINUS Game Application Technology<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Membuat efek portal untuk\u00a0game\u00a0membutuhkan kombinasi modeling, animasi, material, dan efek visual. Blender menawarkan cara yang lebih fleksibel melalui Geometry Nodes. Jettelly membagikan karya Deepak Kushwaha yang menampilkan portal sci-fi dengan tampilan futuristik. Deepak membuat sistem portal tersebut menggunakan Blender dan Geometry Nodes. Hasilnya menampilkan portal teknologi tinggi yang dapat berputar dan berubah bentuk secara dinamis. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":704,"featured_media":2054,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2053","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2053","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/users\/704"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2053"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2053\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2055,"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2053\/revisions\/2055"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2054"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2053"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2053"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2053"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}