{"id":2236,"date":"2026-09-14T08:08:24","date_gmt":"2026-09-14T08:08:24","guid":{"rendered":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/?p=2236"},"modified":"2026-09-14T08:08:24","modified_gmt":"2026-09-14T08:08:24","slug":"the-wandering-village-bangun-desa-di-atas-punggung-makhluk-raksasa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/2026\/09\/14\/the-wandering-village-bangun-desa-di-atas-punggung-makhluk-raksasa\/","title":{"rendered":"The Wandering Village, Bangun Desa di Atas Punggung Makhluk Raksasa"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-2240 size-full\" src=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/image_2026-09-14_150205754.png\" alt=\"\" width=\"1305\" height=\"730\" \/><\/p>\n<p><em>Source: <a style=\"color: #fb8e16;text-decoration: none\" href=\"https:\/\/store.steampowered.com\/app\/1121640\/The_Wandering_Village\/\">Steam Page<\/a><\/em><\/p>\n<h1 style=\"text-align: center\">Link to Game: <a href=\"https:\/\/store.steampowered.com\/app\/1121640\/The_Wandering_Village\/\">The Wandering Village<\/a><\/h1>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"76\" data-end=\"327\">Bagaimana kalau sebuah game city builder tidak menempatkan kamu di daratan, tetapi di atas punggung makhluk raksasa yang terus berjalan? Konsep unik tersebut menjadi daya tarik utama The Wandering Village, game simulasi dari Stray Fawn Studio.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"329\" data-end=\"605\">Dalam game ini, pemain memimpin sekelompok manusia yang mencari tempat berlindung dari dunia yang dipenuhi tanaman beracun. Mereka hidup di atas Onbu, makhluk raksasa yang menjadi rumah sekaligus bagian penting dari perjalanan mereka.<\/p>\n<hr \/>\n<h1 style=\"text-align: left\" data-section-id=\"1h69qpa\" data-start=\"607\" data-end=\"651\">Game City Builder dengan Konsep yang Unik<\/h1>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"653\" data-end=\"868\">The Wandering Village menggabungkan elemen city builder, simulasi, manajemen sumber daya, dan survival. Berbeda dari kebanyakan game city builder, pemain harus membangun seluruh pemukiman di atas tubuh Onbu.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"870\" data-end=\"1073\">Ruang yang tersedia juga terbatas. Karena itu, pemain perlu mengatur posisi bangunan dan jalur produksi dengan cermat. Setiap keputusan dapat memengaruhi kemampuan desa dalam memenuhi kebutuhan penduduk.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"1075\" data-end=\"1254\">Pemain juga perlu mengatur berbagai sumber daya untuk memastikan desa tetap berjalan. Mulai dari makanan, produksi, hingga teknologi, semuanya membutuhkan perencanaan yang matang.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"1256\" data-end=\"1448\">Konsep tersebut membuat proses membangun desa terasa berbeda. Pemain tidak hanya mengembangkan pemukiman, tetapi juga harus mempertimbangkan makhluk raksasa yang menjadi tempat mereka tinggal.<\/p>\n<hr \/>\n<h1>Bertahan Hidup Bersama Onbu<\/h1>\n<h1><span style=\"font-size: 12pt\"><em><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-2238 size-full\" src=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/image_2026-09-14_150111420.png\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"720\" \/>Source: <a href=\"https:\/\/store.steampowered.com\/app\/1121640\/The_Wandering_Village\/\">https:\/\/store.steampowered.com\/app\/1121640\/The_Wandering_Village\/<\/a><\/em><\/span><\/h1>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"1482\" data-end=\"1582\">Onbu bukan sekadar latar dalam game ini. Makhluk tersebut memiliki peran penting dalam gameplay.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"1584\" data-end=\"1824\">Pemain dapat membangun hubungan dengan Onbu dan memengaruhi tindakannya. Hubungan tersebut bisa berkembang menjadi kerja sama yang saling menguntungkan. Namun, pemain juga dapat memilih pendekatan yang lebih mementingkan kebutuhan penduduk.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"1826\" data-end=\"2059\">Pilihan tersebut membuat hubungan antara manusia dan Onbu menjadi salah satu bagian menarik dalam game. Pemain harus menentukan apakah mereka ingin hidup secara simbiosis atau hanya memanfaatkan tubuh Onbu untuk kepentingan desa.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"2061\" data-end=\"2235\">Selain itu, pemain juga harus menjaga kondisi Onbu. Jika makhluk tersebut mengalami masalah, kehidupan seluruh pemukiman ikut terdampak.<\/p>\n<hr \/>\n<h1 style=\"text-align: left\" data-section-id=\"1v623c1\" data-start=\"2237\" data-end=\"2267\">Eksplorasi Bioma dalam Game<\/h1>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"2269\" data-end=\"2401\">Perjalanan Onbu membawa desa melewati berbagai bioma. Setiap wilayah memiliki kondisi lingkungan, peluang, dan ancaman yang berbeda.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"2403\" data-end=\"2568\">Karena itu, pemain harus terus menyesuaikan strategi. Mereka dapat mengirim kelompok pencari sumber daya untuk menemukan material langka dan artefak dari dunia lama.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"2570\" data-end=\"2762\">Eksplorasi menjadi bagian penting dalam game karena sumber daya tertentu dapat membantu perkembangan desa. Pemain juga perlu memperhatikan lingkungan sebelum menentukan langkah berikutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"2764\" data-end=\"2911\">Perubahan bioma membuat perjalanan terasa dinamis. Desa yang sebelumnya cocok untuk satu kondisi belum tentu siap menghadapi lingkungan berikutnya.<\/p>\n<hr \/>\n<h1 style=\"text-align: left\" data-section-id=\"yba00f\" data-start=\"2913\" data-end=\"2956\">Riset Teknologi untuk Mengembangkan Desa<\/h1>\n<h1><span style=\"font-size: 12pt\"><em><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-2242 size-full\" src=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/image_2026-09-14_150653837.png\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"720\" \/>Source: <a href=\"https:\/\/store.steampowered.com\/app\/1121640\/The_Wandering_Village\/\">https:\/\/store.steampowered.com\/app\/1121640\/The_Wandering_Village\/<\/a><\/em><\/span><\/h1>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"2958\" data-end=\"3121\">Dunia The Wandering Village menyimpan berbagai peninggalan dari peradaban lama. Pemain dapat menemukan teknologi yang telah lama terlupakan melalui eksplorasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"3123\" data-end=\"3238\">Setelah menemukan teknologi tersebut, pemain dapat melakukan penelitian untuk membuka kemampuan dan fasilitas baru.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"3240\" data-end=\"3436\">Namun, kemajuan teknologi juga memiliki konsekuensi. Karena itu, pemain perlu mempertimbangkan manfaat dan risikonya sebelum mengembangkan teknologi tertentu.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"3438\" data-end=\"3600\">Sistem ini memberikan elemen strategi tambahan dalam game. Pemain tidak hanya mengumpulkan sumber daya, tetapi juga menentukan bagaimana desa akan berkembang.<\/p>\n<hr \/>\n<h1 style=\"text-align: left\" data-section-id=\"1gdobso\" data-start=\"3602\" data-end=\"3646\">Dunia Post-Apocalyptic yang Penuh Ancaman<\/h1>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"3648\" data-end=\"3762\">Meskipun memiliki visual yang terlihat unik dan cukup menggemaskan, dunia game ini sebenarnya cukup berbahaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"3764\" data-end=\"3949\">Tanaman beracun menyebar di berbagai wilayah dan menghasilkan spora berbahaya. Selain itu, pemain harus menghadapi cuaca ekstrem, parasit, serta berbagai ancaman lain selama perjalanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"3951\" data-end=\"4084\">Kondisi tersebut membuat pemain harus menjaga dua pihak sekaligus. Mereka perlu memastikan penduduk tetap hidup dan Onbu tetap sehat.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"4086\" data-end=\"4236\">Dengan begitu, setiap perjalanan membawa tantangan baru. Pemain harus terus menyesuaikan pengelolaan desa dengan kondisi lingkungan yang mereka temui.<\/p>\n<hr \/>\n<h1 style=\"text-align: left\" data-section-id=\"1750xhe\" data-start=\"4238\" data-end=\"4277\">Game dengan Visual 3D dan Animasi 2D<\/h1>\n<h1><span style=\"font-size: 12pt\"><em><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-2241 size-full\" src=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/image_2026-09-14_150233199.png\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"720\" \/>Source: <a href=\"https:\/\/store.steampowered.com\/app\/1121640\/The_Wandering_Village\/\">https:\/\/store.steampowered.com\/app\/1121640\/The_Wandering_Village\/<\/a><\/em><\/span><\/h1>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"4279\" data-end=\"4499\">Salah satu daya tarik The Wandering Village terletak pada gaya visualnya. Stray Fawn Studio menggabungkan elemen 3D dengan grafis 2D yang digambar dan dianimasikan secara manual.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"4501\" data-end=\"4674\">Pendekatan tersebut membuat game memiliki tampilan yang berbeda dari city builder pada umumnya. Desa, karakter, dan Onbu terasa seperti bagian dari ilustrasi yang hidup.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"4676\" data-end=\"4860\">Gaya visual tersebut juga cocok dengan konsep dunianya. Meskipun latarnya menggambarkan dunia post-apocalyptic, desain karakter dan lingkungannya tetap memiliki kesan unik dan menarik.<\/p>\n<hr \/>\n<h1 style=\"text-align: left\" data-section-id=\"1kv0wbb\" data-start=\"4862\" data-end=\"4910\">Game yang Menggabungkan Strategi dan Survival<\/h1>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"4912\" data-end=\"5021\">Kombinasi city building dan survival membuat The Wandering Village tidak hanya berfokus pada pembangunan.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"5023\" data-end=\"5166\">Pemain harus memikirkan kebutuhan penduduk, mengoptimalkan ruang, mengelola produksi, melakukan eksplorasi, serta menjaga hubungan dengan Onbu.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"5168\" data-end=\"5429\">Selain itu, game ini juga memiliki Story Mode dengan lore, quest, dan tujuan akhir berbasis cerita. Pemain yang menginginkan tantangan tambahan dapat menggunakan hostility modifiers untuk meningkatkan tingkat kesulitan.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"5431\" data-end=\"5601\">Dengan berbagai sistem tersebut, The Wandering Village menawarkan pengalaman yang cocok untuk pemain yang menyukai game strategi dengan elemen survival dan manajemen.<\/p>\n<hr \/>\n<h1 style=\"text-align: left\" data-section-id=\"1pe3szv\" data-start=\"5603\" data-end=\"5645\">The Wandering Village Sudah Rilis Penuh<\/h1>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"5647\" data-end=\"5961\">Setelah melewati periode Early Access yang dimulai pada September 2022, The Wandering Village mendapatkan rilis versi 1.0 pada 17 Juli 2025. Game ini dikembangkan oleh Stray Fawn Studio dan tersedia untuk PC, macOS, Linux, PlayStation 4 dan 5, Xbox, serta Nintendo Switch.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"5963\" data-end=\"6183\">Di Steam, The Wandering Village juga mendapatkan respons yang sangat positif. Saat ini, halaman Steam mencatat 92% dari lebih dari 4.000 ulasan berbahasa Inggris sebagai positif.<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: left\" data-start=\"6185\" data-end=\"6355\">Game ini juga mendukung Steam Deck dan kontroler, sehingga pemain memiliki beberapa pilihan untuk menikmati perjalanan bersama Onbu.<\/p>\n<hr \/>\n<h1 style=\"text-align: left\" data-section-id=\"1806px6\" data-start=\"6357\" data-end=\"6370\">Kesimpulan<\/h1>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"6372\" data-end=\"6645\">The Wandering Village menawarkan konsep city builder yang berbeda dengan menempatkan seluruh pemukiman di atas punggung makhluk raksasa. Pemain harus membangun desa, mengatur sumber daya, meneliti teknologi, menjelajahi berbagai bioma, dan menjaga hubungan dengan Onbu.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"6647\" data-end=\"6929\">Kombinasi city building, survival, eksplorasi, dan manajemen membuat game ini menarik bagi pemain yang ingin mencoba pengalaman strategi yang tidak biasa. Ditambah dengan gaya visual yang menggabungkan 3D dan animasi 2D, The Wandering Village memiliki identitas yang cukup kuat.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\" data-start=\"6931\" data-end=\"7261\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Bagi kamu yang suka game simulasi dan strategi, terutama yang menawarkan konsep unik, The Wandering Village bisa menjadi salah satu pilihan yang menarik untuk dicoba. Informasi lebih lanjut mengenai The Wandering Village dapat kamu lihat melalui <span class=\"contents\" data-content-reference-start=\"7057\" data-content-reference-end=\"7118\"><span class=\"\" data-state=\"closed\"><a class=\"decorated-link\" href=\"https:\/\/store.steampowered.com\/app\/1121640\/The_Wandering_Village\/?utm_source=chatgpt.com\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">halaman resmi The Wandering Village di Steam<\/a><\/span><\/span>.<\/p>\n<p style=\"font-size: 11pt;margin-top: 40px;padding-top: 20px;border-top: 1px solid #eee\">Referensi:<br \/>\n<a href=\"https:\/\/store.steampowered.com\/app\/1121640\/The_Wandering_Village\/\">Steam Store<\/a><br \/>\n<a href=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/\">Game Application and Technology<\/a><\/p>\n<p><!-- Author Box --><\/p>\n<div style=\"flex-wrap: wrap;justify-content: space-between;background: linear-gradient(135deg, #fb8e16 0%, #e86c00 100%);padding: 20px;border-radius: 15px;color: white;margin: 50px 0\">\n<p style=\"color: white\"><!-- Author --><\/p>\n<div style=\"flex: 1;min-width: 250px;align-items: center;margin-bottom: 10px\">\n<div style=\"width: 70px;height: 70px;border-radius: 50%;background: white;margin-right: 15px;overflow: hidden;border: 2px solid white;flex-shrink: 0\">\n<h1><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1143\" src=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/03\/image_2026-03-09_152905006.png\" alt=\"\" width=\"1864\" height=\"2056\" \/><\/h1>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-1043 size-full\" src=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/02\/image011.png\" alt=\"Kelvin\" width=\"570\" height=\"570\" \/><\/p>\n<\/div>\n<h3 style=\"margin: 0 0 3px;font-size: 16px\">Eduard Sutanto<\/h3>\n<p style=\"margin: 0;font-size: 13px;font-weight: 600\">Author<\/p>\n<p style=\"margin: 0;font-size: 12px;opacity: 0.9\">Content Creator Intern @BINUS Game Application &amp; Technology<\/p>\n<p style=\"color: white\"><!-- Editor --><\/p>\n<div style=\"flex: 1;min-width: 250px;align-items: center;padding-top: 20px;border-top: 1px solid #eee\">\n<div style=\"width: 70px;height: 70px;border-radius: 50%;background: white;margin-right: 15px;overflow: hidden;border: 2px solid white;flex-shrink: 0\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%;height: 100%;object-fit: cover\" src=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/07\/Fajar.jpg\" alt=\"Muhamad Fajar\" \/><\/div>\n<div>\n<h3 style=\"margin: 0 0 3px;font-size: 16px\">Muhamad Fajar<\/h3>\n<p style=\"margin: 0;font-size: 13px;font-weight: 600\">Editor<\/p>\n<p style=\"margin: 0;font-size: 12px;opacity: 0.9\">Lecturer @BINUS Game Application Technology<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Source: Steam Page Link to Game: The Wandering Village Bagaimana kalau sebuah game city builder tidak menempatkan kamu di daratan, tetapi di atas punggung makhluk raksasa yang terus berjalan? Konsep unik tersebut menjadi daya tarik utama The Wandering Village, game simulasi dari Stray Fawn Studio. Dalam game ini, pemain memimpin sekelompok manusia yang mencari tempat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":704,"featured_media":2237,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2236","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2236","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/users\/704"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2236"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2236\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2243,"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2236\/revisions\/2243"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2237"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2236"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2236"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2236"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}