{"id":624,"date":"2025-11-12T13:22:53","date_gmt":"2025-11-12T13:22:53","guid":{"rendered":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/?p=624"},"modified":"2025-11-13T14:16:13","modified_gmt":"2025-11-13T14:16:13","slug":"self-determination-theory-membongkar-alasan-yang-membuat-orang-ketagihan-bermain-game","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/2025\/11\/12\/self-determination-theory-membongkar-alasan-yang-membuat-orang-ketagihan-bermain-game\/","title":{"rendered":"Self-Determination Theory \u2013 Membongkar Alasan yang Membuat Orang Ketagihan Bermain Game\u00a0"},"content":{"rendered":"<p><span data-ccp-props=\"{&quot;134245418&quot;:false,&quot;134245529&quot;:false}\"> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-625\" src=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/11\/Screenshot-2025-11-12-201816.png\" alt=\"\" width=\"505\" height=\"336\" \/><\/span><\/p>\n<p><span data-ccp-props=\"{&quot;134245418&quot;:false,&quot;134245529&quot;:false}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Source: Pexels<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;335551550&quot;:2,&quot;335551620&quot;:2,&quot;335559738&quot;:240,&quot;335559739&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Seiring berkembangnya industri <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">game<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> modern, semakin jelas bahwa alasan seseorang bermain <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">game<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> tidak lagi sesederhana \u201chiburan\u201d atau \u201cpengisi waktu luang.\u201d Banyak pemain menghabiskan berjam-jam dalam permainan bukan hanya karena visual yang memukau atau hadiah yang menarik, melainkan karena game tersebut mampu memenuhi kebutuhan psikologis terdalam mereka. Salah satu teori yang menjelaskan fenomena ini dengan sangat baik adalah <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Self-Determination Theory<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> (SDT) sebuah kerangka psikologi motivasi yang menjelaskan mengapa dan bagaimana seseorang terdorong untuk bertindak secara intrinsik.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559738&quot;:240,&quot;335559739&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b><span data-contrast=\"none\">Apa Itu <\/span><\/b><b><i><span data-contrast=\"none\">Self-Determination Theory<\/span><\/i><\/b><b><span data-contrast=\"none\">?<\/span><\/b><span data-ccp-props=\"{&quot;134245418&quot;:false,&quot;134245529&quot;:false,&quot;335559738&quot;:280,&quot;335559739&quot;:80}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-626\" src=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/11\/Screenshot-2025-11-12-201835.png\" alt=\"\" width=\"496\" height=\"262\" \/><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Source: <\/span><a href=\"https:\/\/ipen-network.com\/self-determination-theory-in-an-educational-context\/\"><span data-contrast=\"none\">https:\/\/ipen-network.com\/self-determination-theory-in-an-educational-context\/<\/span><\/a><span data-contrast=\"auto\">\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;335551550&quot;:2,&quot;335551620&quot;:2,&quot;335559738&quot;:240,&quot;335559739&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span data-contrast=\"auto\">Self-Determination Theory<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> (SDT) adalah teori motivasi yang dikembangkan oleh Deci dan Ryan, dua psikolog yang menekankan bahwa manusia secara alami terdorong untuk tumbuh, belajar, dan berinteraksi dengan lingkungan ketika tiga kebutuhan dasar mereka terpenuhi. Teori ini berfokus pada motivasi intrinsik, yaitu dorongan yang muncul dari dalam diri seseorang bukan karena hadiah eksternal seperti poin, uang, atau peringkat, tetapi karena kepuasan yang didapat dari melakukan sesuatu itu sendiri.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559738&quot;:240,&quot;335559739&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Dalam konteks <\/span><span data-contrast=\"auto\">pengembangan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">game<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, SDT menjadi kunci untuk memahami mengapa pemain bisa merasa tertarik, terlibat, dan bahkan ketagihan dalam permainan. <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Game<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> yang baik bukan hanya menawarkan kemenangan, tetapi juga memberikan ruang bagi pemain untuk merasakan kebebasan, kompetensi, dan koneksi sosial yang relevan dengan kehidupan nyata.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559738&quot;:240,&quot;335559739&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b><span data-contrast=\"auto\">Komponen Utama SDT<\/span><\/b><span data-ccp-props=\"{&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559738&quot;:240,&quot;335559739&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Dalam menelusuri SDT, terdapat tiga komponen utama yang perlu diperhatikan ketika mengembangkan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">game<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, yakni sebagai berikut:<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><b> <\/b><b><i><span data-contrast=\"none\">Autonomy<\/span><\/i><\/b><b><span data-contrast=\"none\"> (Otonomi)<\/span><\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Otonomi mengacu pada rasa kebebasan dan kendali pribadi atas tindakan yang dilakukan. Dalam permainan, otonomi tercermin dari kemampuan pemain untuk membuat keputusan sendiri seperti memilih karakter, menentukan strategi, menjelajahi dunia sesuai keinginan, atau menyesuaikan gaya bermain. Ketika pemain merasa memiliki kebebasan untuk memilih, mereka cenderung lebih menikmati permainan dan merasa terlibat secara emosional.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559738&quot;:240,&quot;335559739&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Contohnya, dalam game berbasis <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">open world<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> seperti <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Genshin Impact<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> atau <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Minecraft<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, pemain tidak dipaksa mengikuti satu jalan cerita saja. Mereka bisa menjelajah, melakukan misi sampingan, atau bahkan sekadar menikmati pemandangan dunia virtual. Hal ini membuat para pemain merasa bahwa pengalaman bermain benar-benar milik mereka.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559738&quot;:240,&quot;335559739&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><b> <\/b><b><i><span data-contrast=\"none\">Competence<\/span><\/i><\/b><b><span data-contrast=\"none\"> (Kompetensi)<\/span><\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Kompetensi adalah perasaan mampu dan berdaya dalam menghadapi tantangan. Dalam <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">game<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, kebutuhan ini terpenuhi ketika pemain berhasil menyelesaikan misi sulit, menguasai mekanik baru, atau meningkatkan kemampuan karakter mereka. Rasa pencapaian ini memberikan kepuasan yang mendalam dan mendorong pemain untuk terus berkembang.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559738&quot;:240,&quot;335559739&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span data-contrast=\"auto\">Game<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> seperti <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Mobile Legends<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> atau <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Honor of Kings<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> sangat kuat dalam aspek ini, karena mereka menantang pemain untuk terus meningkatkan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">skill<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, memahami <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">meta<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> permainan, dan mencapai peringkat yang lebih tinggi. Setiap kemenangan bukan hanya soal angka, tetapi juga bukti bahwa kemampuan pemain telah berkembang.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559738&quot;:240,&quot;335559739&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><b> <\/b><b><i><span data-contrast=\"none\">Relatedness<\/span><\/i><\/b><b><span data-contrast=\"none\"> (Keterhubungan)<\/span><\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Keterhubungan merujuk pada rasa memiliki dan terhubung dengan orang lain. Dalam konteks game, hal ini dapat muncul melalui kerja sama tim, komunikasi dalam komunitas, atau bahkan hubungan sosial yang terbentuk antar pemain. Ketika pemain merasa diterima dan dihargai dalam komunitas <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">gaming<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, motivasi mereka untuk terus bermain akan semakin kuat.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559738&quot;:240,&quot;335559739&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Fitur seperti <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">guild<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">co-op mode<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, atau <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">community chat<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> memainkan peran besar dalam memenuhi kebutuhan ini. Misalnya, dalam <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Mobile Legends<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> atau <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Honkai: Star Rail<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, pemain sering menjalin kerja sama dan membentuk kelompok dengan tujuan yang sama. Hal ini menciptakan pengalaman sosial yang memperkuat keterikatan terhadap game.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559738&quot;:240,&quot;335559739&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Selain <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Self-Determination Theory<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, terdapat banyak sekali teori yang dapat diterapkan untuk mengenali karakteristik pemain. Salah satu di antaranya adalah <\/span><a href=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/2025\/10\/09\/teori-flow-lebih-luas-dikenal-di-serial-blue-lock-namun-penting-dalam-desain-game\/\"><i><span data-contrast=\"none\">Flow Theory<\/span><\/i><\/a> <span data-contrast=\"auto\">yang berfokus pada hal-hal yang membuat pemain merasa <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">immersed <\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">seiring memainkan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">game<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">. Teori-teori lainnya juga menjadi bagian dalam <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Game Design <\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">dan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Serious Game &amp; Gamification<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> yang merupakan beberapa mata kuliah penting pada program <\/span><a href=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/\"><i><span data-contrast=\"none\">Game Application &amp; Technology<\/span><\/i><\/a> <span data-contrast=\"auto\">di BINUS.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559738&quot;:240,&quot;335559739&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b><span data-contrast=\"none\">Contoh Penerapan SDT dalam <\/span><\/b><b><i><span data-contrast=\"none\">Game<\/span><\/i><\/b><\/p>\n<p><span data-ccp-props=\"{&quot;335551550&quot;:2,&quot;335551620&quot;:2,&quot;335559739&quot;:240}\"> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-627\" src=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/11\/Screenshot-2025-11-12-201851.png\" alt=\"\" width=\"419\" height=\"481\" \/><\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Source :<\/span><a href=\"https:\/\/duniagames.co.id\/discover\/article\/honkai-star-rail-vs-genshin-impact\"><span data-contrast=\"none\">https:\/\/duniagames.co.id\/discover\/article\/honkai-star-rail-vs-genshin-impact<\/span><\/a><span data-contrast=\"auto\"> , <\/span><a href=\"https:\/\/duniagames.co.id\/discover\/article\/perbandingan-honor-of-kings-dan-mobile-legends\/en\"><span data-contrast=\"none\">https:\/\/duniagames.co.id\/discover\/article\/perbandingan-honor-of-kings-dan-mobile-legends\/en<\/span><\/a><span data-contrast=\"auto\">\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;335551550&quot;:2,&quot;335551620&quot;:2,&quot;335559738&quot;:240,&quot;335559739&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span data-contrast=\"auto\">Genshin Impact<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> memberikan kebebasan penuh kepada pemain untuk menjelajahi dunia <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">open world<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> Teyvat (<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">autonomy<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">), menaklukkan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">domain<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> serta bos dengan strategi tertentu (<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">competence<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">), dan berinteraksi dalam <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">co-op mode<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> bersama teman (<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">relatedness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">). Semua aspek ini bekerja bersama untuk menciptakan pengalaman bermain yang mendalam.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559738&quot;:240,&quot;335559739&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span data-contrast=\"auto\">Minecraft<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> memberikan para pemain kebebasan dalam menciptakan dunia mereka sendiri (<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">autonomy<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">), melihat hasil kerja keras mereka terwujud dalam bentuk bangunan dan sistem kompleks meningkatkan rasa percaya diri (<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">competence<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">), sementara <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">multiplayer mode<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> memberi ruang untuk kolaborasi dan kebersamaan (<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">relatedness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">).<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559738&quot;:240,&quot;335559739&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span data-contrast=\"auto\">Mobile Legends<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Honor of Kings<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, atau permainan kompetitif sejenisnya menantang kemampuan dan refleks pemain (<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">competence<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">), memungkinkan kerja sama tim dan komunikasi intens (<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">relatedness<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">), serta memberi kebebasan memilih <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">hero<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> dan gaya bermain yang diinginkan (<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">autonomy<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">). Kombinasi ketiganya membuat pemain merasa terlibat secara emosional sekaligus tertantang untuk terus berkembang.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;134233117&quot;:false,&quot;134233118&quot;:false,&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559685&quot;:0,&quot;335559737&quot;:0,&quot;335559738&quot;:240,&quot;335559739&quot;:240,&quot;335559740&quot;:276}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Dengan memenuhi kebutuhan otonomi, kompetensi, dan keterhubungan ini, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">game<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> mampu menciptakan pengalaman yang bukan hanya menyenangkan tetapi juga secara psikologis memuaskan. Inilah alasan mengapa banyak pemain merasa \u201ctidak bisa berhenti bermain\u201d bukan karena candu semata, melainkan karena game tersebut menyentuh aspek motivasi terdalam manusia.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559738&quot;:240,&quot;335559739&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b><span data-contrast=\"none\">Kenapa SDT Penting untuk <\/span><\/b><b><i><span data-contrast=\"none\">Game Designer<\/span><\/i><\/b><b><span data-contrast=\"none\">?<\/span><\/b><span data-ccp-props=\"{&quot;134245418&quot;:false,&quot;134245529&quot;:false,&quot;335559738&quot;:280,&quot;335559739&quot;:80}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Bagi para pengembang game, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Self-Determination Theory<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> bukan sekadar teori akademik, tetapi juga panduan praktis untuk menciptakan pengalaman bermain yang bermakna dan bertahan lama. Dengan memahami cara kerja motivasi intrinsik, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">developer<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> bisa merancang mekanisme yang membuat pemain merasa puas bukan hanya karena menang, tetapi karena berproses dan tumbuh di dalam permainan.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559738&quot;:240,&quot;335559739&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Beberapa prinsip yang dapat diterapkan antara lain:<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;335559738&quot;:240,&quot;335559739&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li data-leveltext=\"\u25cf\" data-font=\"Times New Roman\" data-listid=\"1\" data-list-defn-props=\"{&quot;335552541&quot;:1,&quot;335559685&quot;:720,&quot;335559991&quot;:360,&quot;469769242&quot;:[8226],&quot;469777803&quot;:&quot;left&quot;,&quot;469777804&quot;:&quot;\u25cf&quot;,&quot;469777815&quot;:&quot;multilevel&quot;}\" data-aria-posinset=\"1\" data-aria-level=\"1\"><b><span data-contrast=\"auto\">Memberikan Kebebasan Pilihan (<\/span><\/b><b><i><span data-contrast=\"auto\">Autonomy<\/span><\/i><\/b><b><span data-contrast=\"auto\">)<\/span><\/b><br \/>\n<span data-contrast=\"auto\">Izinkan pemain menentukan jalannya sendiri baik melalui sistem <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">open quest<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, pemilihan karakter, atau gaya permainan. <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Game<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> yang menghargai pilihan pemain akan terasa lebih pribadi dan imersif.<\/span><br \/>\n<span data-ccp-props=\"{&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559685&quot;:360,&quot;335559738&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li data-leveltext=\"\u25cf\" data-font=\"Times New Roman\" data-listid=\"1\" data-list-defn-props=\"{&quot;335552541&quot;:1,&quot;335559685&quot;:720,&quot;335559991&quot;:360,&quot;469769242&quot;:[8226],&quot;469777803&quot;:&quot;left&quot;,&quot;469777804&quot;:&quot;\u25cf&quot;,&quot;469777815&quot;:&quot;multilevel&quot;}\" data-aria-posinset=\"2\" data-aria-level=\"1\"><b><span data-contrast=\"auto\">Menyediakan Tantangan yang Seimbang (<\/span><\/b><b><i><span data-contrast=\"auto\">Competence<\/span><\/i><\/b><b><span data-contrast=\"auto\">)<\/span><\/b><br \/>\n<span data-contrast=\"auto\">Tantangan harus dirancang agar tidak terlalu mudah atau terlalu sulit. Tingkat kesulitan yang seimbang memungkinkan pemain merasakan pertumbuhan kemampuan mereka, yang menjadi sumber motivasi jangka panjang.<\/span><br \/>\n<span data-ccp-props=\"{&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559685&quot;:360}\">\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li data-leveltext=\"\u25cf\" data-font=\"Times New Roman\" data-listid=\"1\" data-list-defn-props=\"{&quot;335552541&quot;:1,&quot;335559685&quot;:720,&quot;335559991&quot;:360,&quot;469769242&quot;:[8226],&quot;469777803&quot;:&quot;left&quot;,&quot;469777804&quot;:&quot;\u25cf&quot;,&quot;469777815&quot;:&quot;multilevel&quot;}\" data-aria-posinset=\"3\" data-aria-level=\"1\"><b><span data-contrast=\"auto\">Menghadirkan Interaksi Sosial (<\/span><\/b><b><i><span data-contrast=\"auto\">Relatedness<\/span><\/i><\/b><b><span data-contrast=\"auto\">)<\/span><\/b><br \/>\n<span data-contrast=\"auto\">Elemen sosial seperti sistem <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">party<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">clan<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, atau <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">guild<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> membuat pemain merasa menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar. Keterhubungan ini menciptakan loyalitas dan memperpanjang umur <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">game<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">.<\/span><br \/>\n<span data-ccp-props=\"{&quot;335559685&quot;:360,&quot;335559739&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Dengan mengintegrasikan tiga aspek SDT ke dalam desain game, pengembang tidak hanya menciptakan permainan yang seru, tetapi juga pengalaman yang memuaskan secara emosional, sosial, dan psikologis. Hal ini pula yang membedakan game yang \u201cmenarik sesaat\u201d dengan game yang mampu bertahan dan memiliki komunitas aktif selama bertahun-tahun.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559738&quot;:240,&quot;335559739&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b><span data-contrast=\"none\">Kesimpulan<\/span><\/b><span data-ccp-props=\"{&quot;134245418&quot;:false,&quot;134245529&quot;:false,&quot;335559738&quot;:280,&quot;335559739&quot;:80}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Self-Determination Theory memberikan pemahaman mendalam tentang motif intrinsik di balik keterikatan pemain terhadap game. Ketika sebuah game berhasil memenuhi kebutuhan autonomy, competence, dan relatedness, pengalaman bermain menjadi lebih dari sekadar hiburan saja, ia berubah menjadi ruang bagi pertumbuhan, eksplorasi, dan koneksi sosial.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;335559738&quot;:240,&quot;335559739&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Bagi gamer, teori ini menjelaskan mengapa mereka merasa betah dan bersemangat bermain game tertentu. Sementara bagi pengembang, SDT memberikan arah bagaimana menciptakan game yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga bermakna dan tahan lama. Pada akhirnya, teori ini membantu kita melihat bahwa game adalah medium psikologis yang kompleks, tempat di mana manusia mencari makna, tantangan, dan kebersamaan.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;335559738&quot;:240,&quot;335559739&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><!-- References --><\/p>\n<p style=\"font-size: 11pt;margin-top: 40px;padding-top: 20px;border-top: 1px solid #eee\">Referensi:<br \/>\n<span data-contrast=\"auto\">Game Developer. (2021). A Quick Breakdown of Self-Determination Theory.<\/span><br \/>\n<a style=\"color: #fb8e16;text-decoration: none\" href=\"https:\/\/www.gamedeveloper.com\/design\/a-quick-breakdown-of-self-determination-theory\"><span data-contrast=\"none\">https:\/\/www.gamedeveloper.com\/design\/a-quick-breakdown-of-self-determination-theory<\/span><\/a><\/p>\n<p>Digital Thriving Playbook. (2023). Self-Determination Theory for Multiplayer Games.<br \/>\n<a style=\"color: #fb8e16;text-decoration: none\">https:\/\/digitalthrivingplaybook.org\/big-idea\/self-determination-theory-for-multiplayer-games\u00a0<\/a><\/p>\n<p>Ballou, N. (2022). Self-Determination Theory in Video Games: Misconceptions about Basic Psychological Needs.<br \/>\n<a style=\"color: #fb8e16;text-decoration: none\">https:\/\/nickballou.com\/blog\/sdt-in-video-games-basic-needs-misunderstandings\/\u00a0\u00a0<\/a><\/p>\n<p><!-- Author Box --><\/p>\n<div style=\"flex-wrap: wrap;justify-content: space-between;background: linear-gradient(135deg, #fb8e16 0%, #e86c00 100%);padding: 20px;border-radius: 15px;color: white;margin: 50px 0\">\n<div style=\"flex: 1;min-width: 250px;align-items: center;margin-bottom: 10px\">\n<div style=\"width: 70px;height: 70px;border-radius: 50%;background: white;margin-right: 15px;overflow: hidden;border: 2px solid white;flex-shrink: 0\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-520\" src=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/10\/IMG_20251029_090035.jpg\" alt=\"\" width=\"3700\" height=\"2778\" \/><br \/>\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-520\" src=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/10\/IMG_20251029_090035.jpg\" alt=\"\" width=\"3700\" height=\"2778\" \/><\/div>\n<div>\n<h3 style=\"margin: 0 0 3px;font-size: 16px\">Riccardo Ardell Vinsensius<\/h3>\n<p style=\"margin: 0;font-size: 13px;font-weight: 600\">Author<\/p>\n<p style=\"margin: 0;font-size: 12px;opacity: 0.9\">Student @BINUS Game Application &amp; Technology<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"flex: 1;min-width: 250px;align-items: center;margin-bottom: 10px\">\n<div style=\"width: 70px;height: 70px;border-radius: 50%;background: white;margin-right: 15px;overflow: hidden;border: 2px solid white;flex-shrink: 0\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-519\" src=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/10\/20251029_090058.jpg\" alt=\"\" width=\"3060\" height=\"2295\" \/><\/div>\n<div>\n<h3 style=\"margin: 0 0 3px;font-size: 16px\">Chandra Saputra<\/h3>\n<p style=\"margin: 0;font-size: 13px;font-weight: 600\">Author<\/p>\n<p style=\"margin: 0;font-size: 12px;opacity: 0.9\">Student @BINUS Game Application &amp; Technology<\/p>\n<p><!-- Editor --><\/p>\n<div style=\"flex: 1;min-width: 250px;align-items: center;padding-top: 20px;border-top: 1px solid #eee\">\n<div style=\"width: 70px;height: 70px;border-radius: 50%;background: white;margin-right: 15px;overflow: hidden;border: 2px solid white;flex-shrink: 0\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-551\" src=\"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/10\/1691821064008.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"800\" \/><\/div>\n<div>\n<h3 style=\"margin: 0 0 3px;font-size: 16px\">Galih Dea Pratama<\/h3>\n<p style=\"margin: 0;font-size: 13px;font-weight: 600\">Editor<\/p>\n<p style=\"margin: 0;font-size: 12px;opacity: 0.9\">Lecturer @BINUS Game Application Technology<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u00a0 Source: Pexels\u00a0 Seiring berkembangnya industri game modern, semakin jelas bahwa alasan seseorang bermain game tidak lagi sesederhana \u201chiburan\u201d atau \u201cpengisi waktu luang.\u201d Banyak pemain menghabiskan berjam-jam dalam permainan bukan hanya karena visual yang memukau atau hadiah yang menarik, melainkan karena game tersebut mampu memenuhi kebutuhan psikologis terdalam mereka. Salah satu teori yang menjelaskan fenomena [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":704,"featured_media":625,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-624","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/624","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/users\/704"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=624"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/624\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":749,"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/624\/revisions\/749"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/media\/625"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=624"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=624"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/socs.binus.ac.id\/game\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=624"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}