Jakarta, 8 April 2026 – School of Computer Science BINUS University resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Multi Areal Planning Indonesia (MAPID) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang diselenggarakan di Faculty Lounge, BINUS University Anggrek Campus. Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri, khususnya dalam bidang teknologi geospasial dan kecerdasan buatan. 

MAPID merupakan perusahaan teknologi yang berfokus pada platform geospasial untuk pengolahan, analisis, dan visualisasi data berbasis lokasi. Melalui kerja sama ini, kedua pihak berkomitmen untuk mengembangkan berbagai inisiatif kolaboratif yang mencakup kegiatan pendidikan, riset terapan, hingga pengembangan solusi berbasis data yang relevan dengan kebutuhan industri. 

 

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Prof. Derwin Suhartono selaku Dean School of Computer Science BINUS University dan Bagus Imam Darmawan selaku CEO MAPID. Kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam proyek industri, magang, serta kegiatan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang mendukung kesiapan mereka di dunia kerja. 

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, diselenggarakan pula sesi Industry Talks yang menghadirkan Bagus Imam Darmawan dan Dr. Ir. Alexander A.S. Gunawan selaku Leader of Research Interest Group Artificial Intelligence in Geospatial Economics BINUS University. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai konsep dasar geospatial, pemanfaatan data geospasial di berbagai sektor, serta peran platform MAPID dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis data. 

 

Ke depan, kolaborasi antara BINUS University dan MAPID akan difokuskan pada penguatan ekosistem inovasi melalui riset bersama, pengembangan kurikulum berbasis industri, serta implementasi teknologi geospasial dalam berbagai bidang. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen BINUS University dalam menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan siap berkontribusi dalam era transformasi digital.