Prof. Derwin Suhartono Menjadi Narasumber dalam HR Forum 2026 yang Diselenggarakan oleh MAP

Prof. Derwin Suhartono, Dean School of Computer Science BINUS University, hadir sebagai narasumber dalam seminar teknologi yang menjadi rangkaian dari acara HR Forum 2026 bertajuk “AI for the Future of HR”. Kegiatan yang diselenggarakan oleh MAP ini berlangsung di MAP Retail Academy, Sahid Sudirman Center, Jakarta, pada 21 April 2026.
Seminar tersebut menjadi ruang diskusi strategis yang mempertemukan para praktisi human resources (HR) serta pengelola talenta di lingkungan MAP Group. Kehadiran para profesional ini ditujukan untuk memetakan urgensi serta kesiapan organisasi dalam mengadopsi teknologi kecerdasan buatan demi mengoptimalkan manajemen sumber daya manusia di era modern.
Dalam sesi seminar tersebut, Prof. Derwin membawakan materi berjudul “AI for Human Resources: Leading the Future of HR”. Beliau memaparkan secara mendalam mengenai cara kerja di balik Artificial Intelligence (AI) yang mampu memahami karakteristik penggunanya melalui pemanfaatan data yang saling terkoneksi.

Melalui penjelasan tersebut, diuraikan bagaimana keterhubungan data tersebut memungkinkan adanya fitur dynamic pricing yang dapat berubah secara otomatis untuk menyesuaikan personalisasi penggunanya. Selain itu, Prof. Derwin juga menjelaskan mengenai perkembangan teknologi AI Agent serta menekankan pentingnya peran generative AI di era saat ini, sekaligus mengulas perjalanan evolusi teknologi mulai dari traditional AI, generative AI, hingga kemunculan agentic AI. Dalam pemaparannya, Prof.Derwin menyampaikan pesan penting: “Masa depan bukan milik mereka yang paling cepat menggunakan AI, tapi mereka yang mengerti bagaimana berpikir bersama dengan AI.”
Partisipasi Prof. Derwin dalam HR Forum 2026 ini merefleksikan kontribusi nyata akademisi dalam menjembatani teori kecerdasan buatan dengan kebutuhan nyata dunia bisnis. Melalui momentum ini, School of Computer Science BINUS University terus berperan aktif dalam mengawal kesiapan para pengambil kebijakan di industri, sekaligus membuka jalan bagi terciptanya ekosistem kerja yang lebih adaptif dan siap menjawab tantangan masa depan.
