JAKARTA, 23 September 2026 — BINUS University menjadi pusat inovasi teknologi geospasial melalui penyelenggaraan MAPID Catalyst 2026 yang bertempat di BINUS @Kemanggisan, Kampus Anggrek. Acara ini merupakan kolaborasi strategis antara School of Computer Science (SoCS) dan PT Multi Areal Planning Indonesia (MAPID). Mengusung tema Community Innovation Series, acara ini diselenggarakan dalam rangka memperkuat ekosistem location intelligence serta mendorong riset dan implementasi teknologi pemetaan modern berbasis AI (WebGIS) di Indonesia.  

Ajang ini menjadi panggung babak final bagi MAPID WebGIS Competition 2026 yang menampilkan 10 tim mahasiswa terbaik tingkat nasional. Beberapa tim perwakilan BINUS University, seperti Cook (SIMPUL), Kamehameha (SIGMAPS), Triple T (SpotOn), hingga kelompok dengan nama unik “Jujur saya tidak tahu dan juga tidak diberitahu” turut memamerkan inovasi aplikasi WebGIS berbasis AI untuk menjawab tantangan nyata (real-world problems), mulai dari optimalisasi sistem transportasi massal hingga efisiensi rute bisnis potensial di kawasan Jabodetabek. Keterlibatan aktif ini mempertegas peran SoCS BINUS dalam melatih mahasiswa mengintegrasikan kecerdasan buatan, pemrosesan big data spasial, dan pemecahan masalah di luar lingkup pemetaan tradisional.  

Selain kompetisi nasional, rangkaian acara utama MAPID Catalyst 2026 ini juga menghadirkan sesi Workshop dan Free Mini Certification WebGIS yang memberikan pelatihan praktis pengolahan data geospasial secara hands-on kepada para peserta. Perwakilan dari SoCS BINUS University menyampaikan bahwa keterlibatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kurikulum berbasis kebutuhan industri. Melalui sinergi akademis dan industri ini, SoCS BINUS University terus berkomitmen mencetak talenta digital unggul yang memiliki nilai tambah (competitive edge) dan siap menghadirkan solusi teknologi yang berdampak langsung bagi masyarakat.