JAKARTA, 8 Oktober 2026 — Associate Professor dari School of Computer Science (SoCS) BINUS University, Dr. Edy Irwansyah, hadir sebagai panelis dalam forum ekonomi dan investasi nasional, Investor Daily Summit 2026, yang diselenggarakan di Hotel Raffles Jakarta pada Kamis, 8 Oktober 2026. Pertemuan strategis ini menghadirkan jajaran pengambil kebijakan, pimpinan industri, dan akademisi untuk merumuskan arah penguatan fondasi ekonomi serta lintasan pertumbuhan jangka panjang Indonesia di tengah dinamika tantangan global.

Dalam forum tersebut, Dr. Edy Irwansyah menjadi narasumber pada sesi diskusi panel bertajuk “AI: Restructuring Economic Landscape”. Diskusi ini turut menghadirkan narasumber lintas sektor, antara lain Wijaya Kusumawardhana (Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Digital), Ari Sondang Widyanto Sibarani (VP Data and AI Management Telkomsel), serta Shinta W. Kamdani (Ketua Umum APINDO). Diskusi panel difokuskan untuk mengkaji restrukturisasi lanskap perekonomian dan potensi kecerdasan buatan sebagai penggerak nilai tambah yang konkret.

Dalam pemaparannya, Dr. Edy menyoroti keterbatasan ketersediaan talenta teknis kecerdasan buatan di Indonesia, yang salah satunya dipengaruhi oleh masih terbatasnya program studi yang secara spesifik berfokus pada bidang AI. Mengacu pada survei PwC 2024, Dr. Edy menggarisbawahi bahwa kemampuan AI dalam menghasilkan nilai nyata bagi organisasi masih berada di bawah 15%, meskipun tingkat adopsinya tergolong tinggi. Kondisi ini memperlihatkan kesenjangan nyata antara penguasaan penggunaan alat dan kapabilitas merancang solusi komputasi yang mampu memberikan nilai tambah.

Untuk menjembatani kesenjangan tersebut, Dr. Edy menegaskan pentingnya pergeseran pendekatan pendidikan tinggi menuju sistem yang mengintegrasikan pengetahuan fundamental dengan keterampilan berbantuan AI (AI-assisted skills). Pendekatan ini menitikberatkan pada pengembangan inovasi dan kapasitas penyelesaian masalah secara komputasional. Lebih lanjut, beliau memetakan empat kelompok profesi yang berkembang seiring kemajuan teknologi cerdas: profesi teknis inti (seperti ilmuwan data dan arsitek AI), profesi berbasis AI pada domain spesifik seperti Geospatial Artificial Intelligence (GeoAI), tenaga profesional yang bekerja dengan dukungan AI (seperti sektor medis dan jurnalisme), serta profesi yang berfokus pada tata kelola dan etika kecerdasan buatan (AI governance).

Keterlibatan dalam forum ini menjadi bagian dari langkah aktif School of Computer Science (SoCS) BINUS University dalam menyelaraskan proses pembelajaran dan riset komputasi dengan kebutuhan nyata industri, sekaligus mempersiapkan talenta masa depan yang siap menopang akselerasi transformasi digital nasional.