Gambar 1. Frame rate counter padgame valorant (Sumber: Reddit)

Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan grafis video game meningkat sangat cepat. Banyak game modern kini hadir dengan ray tracing, texture beresolusi tinggi, hingga simulasi fisika yang semakin realistis. Namun di tengah semua peningkatan visual tersebut, ada satu hal yang masih terus menjadi perdebatan di komunitas gamer yakni frame rate atau FPS (Frames Per Second). Bahkan sampai sekarang, banyak pemain rela menurunkan kualitas grafis hanya demi mendapatkan FPS yang lebih tinggi. Pertanyaannya, memang seberapa penting FPS dalam sebuah game?

Apa Itu FPS?
FPS atau Frames Per Second adalah jumlah frame gambar yang ditampilkan setiap detik oleh game. Semakin tinggi FPS, maka gerakan di layar akan terlihat semakin halus. Sebagai contohnya, 30 FPS menghasilkan gerakan masih terasa cukup playable, tetapi kadang terlihat kurang smooth, lalu ada 60 FPS yang merupakan standar modern yang terasa jauh lebih nyaman saat game dimainkan, dan ada yang terakhir 120 FPS atau lebih yang dapat menghasilkan animasi terasa sangat responsif dan halus, terutama pada game yang bersifat kompetitif. Secara teknis, FPS yang tinggi membuat jeda antar frame menjadi lebih kecil. Karena itu, input dari pemain dapat diterjemahkan ke layar lebih cepat.

Gambar 2. Forza Horizon 6 (Sumber: Redbull)

Mengapa FPS Sangat Penting?
Banyak orang mengira FPS hanya berpengaruh pada visual, namun dampaknya jauh lebih besar dari itu. FPS sebenarnya sangat memengaruhi respons kontrol, kenyamanan bermain, hingga performa pemain dalam memainkan game kompetitif. Sebagai contoh, game kompetitif first-person shooter seperti Counter-Strike 2 atau Valorant sangat bergantung pada reaction time dari pemain. Pada kondisi ini, perbedaan antara 60 FPS dan 144 FPS bisa terasa cukup signifikan karena input delay menjadi lebih rendah. Selain itu, frame rate yang stabil juga membantu mengurangi motion blur alami pada mata manusia. Karena itu, gerakan kamera yang cepat terasa lebih nyaman untuk dilihat pada frame rate yang tinggi bila dibandingkan frame rate rendah yang cenderung menghasilkan animasi yang patah-patah.

Gambar 3. DLSS on vs off (Sumber: NVidia)

Mengapa Konsol Modern Kini Punya Performance Mode?
Fenomena pentingnya FPS mulai semakin terlihat pada konsol modern seperti PlayStation 5 dan Xbox Series X. Banyak game saat ini menyediakan dua pilihan mode grafis, di antaranya ada Quality Mode dan Performance Mode. Quality Mode biasanya memprioritaskan kualitas visual seperti ray tracing dan resolusi tinggi, sedangkan Performance Mode lebih fokus menjaga FPS tetap tinggi dan stabil. Kehadiran dua mode ini menunjukkan bahwa frame rate kini dianggap sama pentingnya dengan kualitas grafis. Situasi ini berbeda dibanding era konsol lama, di mana sebagian besar game terkunci pada 30 FPS karena keterbatasan dari hardware.

Teknologi Modern untuk Meningkatkan FPS?
Untuk membantu meningkatkan performa, industri game kini mulai memanfaatkan berbagai teknologi upscaling modern seperti DLSS milik NVIDIA, FSR dari AMD, dan XeSS dari Intel. Teknologi ini memungkinkan game menghasilkan FPS lebih tinggi tanpa harus menurunkan kualitas visual secara drastis. Karena itu, banyak game modern kini mampu berjalan pada frame rate tinggi meskipun menggunakan grafis yang jauh lebih kompleks dibanding generasi sebelumnya.

Penutup?
Perkembangan industri game saat ini menunjukkan bahwa FPS bukan sekadar angka teknis biasa. Frame rate yang tinggi dan stabil secara langsung memengaruhi kenyamanan, respons kontrol, hingga keseluruhan pengalaman bermain. Grafis realistis memang menjadi daya tarik utama sebuah game modern, tetapi performa yang responsif tetap menjadi hal yang paling dirasakan langsung oleh pemain ketika memegang controller atau mouse dan keyboard.

Referensi:

Author:

  • Daniel Kevin Jhon Feko Wahyudi, S.Kom – FDP Scholar